Dark/Light Mode

Anak Dan Mantu Nyabu, Anak Gagal Jadi Kadin-1, Bakrie Group Merugi

Pak Ical, Sabar Ya!

Jumat, 9 Juli 2021 07:25 WIB
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengenakan baju tahanan oranye di Polres Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021) malam. (Foto: Istimewa)
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengenakan baju tahanan oranye di Polres Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021) malam. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah suasana pandemi Corona, Aburizal Bakrie alias Ical sedang mendapat musibah. Ardi Bakrie dan istrinya, Nia Ramadhani, ditangkap Polisi karena nyabu. Pekan lalu, Anindya Bakrie gagal bertarung dalam pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia. Di saat yang sama, usaha keluarga Bakrie juga sedang rugi. Kita doakan semoga Pak Ical bisa tegar dan sabar melewati musibah ini.

Penangkapan Nia dan Ardi dilakukan bertahap. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menceritakan, Rabu (7/7) pagi, Satresnarkoba Polres Jakarta Pusat mendapat informasi, Nia sering menggunakan sabu di kediamannya, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Setelah dilalukan pendalaman, seorang sopir ZN diamankan, bersama dengan satu klip narkotika jenis sabu yang diakui milik Nia.

Berita Terkait : Sebelum Tertangkap, Wajah Tampak Lelah

Saat penangkapan di Pondok Pinang, Ardi tidak ada di lokasi. Polisi pun hanya mengamankan Nia dan ZN, yang kemudian dibawa ke Mapolres Jakarta Pusat.

Saat dimintai keterangan, Nia mengaku, sang suami juga menggunakan sabu. Keduanya mengonsumsi barang haram itu, bersama-sama. Baru kemudian Nia menghubungi Ardi. Sekitar pukul 8 malam, putra ketiga Ical itu, datang menyerahkan diri ke polisi.

Baca Juga : Jasa Marga Gaet MNC Garap Bisnis Non-Tol

Yusri menerangkan, setelah dites urine, Nia, Ardi, dan sopirnya, positif metamfetamin. Ketiganya pun ditetapkan sebagai tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan intensif tadi malam, Nia, Ardi, dan sopirnya keluar dari kantor polisi menggunakan baju tahanan. Ketiganya lalu masuk dalam mobil tahanan yang sudah disediakan.

Kabar ini langsung berpengaruh negatif ke saham perusahaan Bakrie. Harga saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) melemah pada perdagangan saham kemarin. Emiten Grup Bakrie ini ambruk.

Baca Juga : Sentra Vaksinasi Di Bandara Soetta Buka Sampai Dinihari

Seperti dikutip RTI, kemarin, saham VIVA ditutup pada level Rp 55. Saham VIVA turun Rp 2 atau sebanyak 3,51 persen dari penutupan pada hari sebelumnya pada level Rp 57 per saham. Padahal, saham VIVA sempat menguat pada perdagangan saham hari ini. Saham VIVA bergerak di antara level Rp 55 hingga Rp 58 per saham.
 Selanjutnya