Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sambangi Pusdiklat Jemenhan Dan Pusbahasa

Prabowo Pantau Kesiapan Penanganan Pasien Corona

Rabu, 14 Juli 2021 18:36 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meninjau kesiapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) dan Pusdiklat Bahasa (Pusbahasa), Badiklat Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi rumah sakit (RS) Satelit bagi RS dr. Suyoto di Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). (Foto: Humas Kemenhan)
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meninjau kesiapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) dan Pusdiklat Bahasa (Pusbahasa), Badiklat Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi rumah sakit (RS) Satelit bagi RS dr. Suyoto di Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). (Foto: Humas Kemenhan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, meninjau langsung kesiapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan (Pusdiklat Jemenhan) dan Pusdiklat Bahasa (Pusbahasa), Badiklat Kementerian Pertahanan (Kemhan), di Pondok Labu, Jakarta Selatan, menjadi rumah sakit (RS) Satelit bagi RS dr. Suyoto di Bintaro, Jakarta Selatan.

Kemhan menyiapkan fasilitas tersebut untuk penanganan pasien Corona. Sebab, saat ini jumlah pasien Covid-19 di RS dr. Suyoto terus mengalami peningkatan.

Berita Terkait : Sudah Setengah Baya Dan Punya 3 Anak, Edhy Prabowo Nilai Tuntutan Jaksa Sangat Berat

“Kami mengalihkan beberapa kegiatan pokok. Sarana-sarana yang ada terutama badan pendidikan latihan, sarana pendidikan, sementara kami alihkan. Kami hentikan kursus-kursus, siswa kami pulangkan, mereka belajar secara virtual. Ruangan-ruangan kami ubah menjadi rumah sakit darurat,” kata Menhan Prabowo, Rabu (14/7).

Gedung Pusdiklat Jemenhan dan Pusdiklat Bahasa memiliki daya tampung sebanyak 172 kamar dengan kapasitas 344 tempat tidur. Untuk mendukung penanganan pasien, Kemhan akan menyiapkan ruang ICU (intensive care unit) dan HCU (high care unit) dengan dua ventilator. Selain itu, oksigen generator untuk mendukung kebutuhan oksigen pasien.

Berita Terkait : Kang Emil Alihkan Duit Infrastruktur Untuk Obat Gratis Pasien Corona

Selain itu, RS satelit ini juga akan dilengkapi dengan tenaga kesehatan dari RS dr. Suyoto. Di antaranya dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis paru, serta dokter anestesi. RS satelit ini akan menampung pasien Covid-19 dengan status sedang.

Menhan menuturkan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan fasilitas tambahan di Badiklat Kemhan di Salemba, Pusdiklat Bela Negara di Rumpin Bogor, dan Mess Stand By Force di IPSC, Sentul.

Berita Terkait : PPKM Darurat, Pemerintah Gandeng Provider Pantau Kegiatan Warga

“Dari upaya ini, kami dalam waktu dekat ini bisa menambah kurang lebih 1.650 tempat tidur,” terang Prabowo.
 Selanjutnya