Dark/Light Mode

Jawa Dijajah Delta

100.000 Kasus Corona Sehari Sudah Masuk Di Kepala Luhut

Jumat, 16 Juli 2021 08:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat melalui konferensi pers yang digelar secara virtual. (Foto: Twitter @kemenkomarves)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat melalui konferensi pers yang digelar secara virtual. (Foto: Twitter @kemenkomarves)

 Sebelumnya 
Eks Kepala Staf Presiden ini menjelaskan, pemerintah saat ini mempersiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus tiap harinya. “Kita tidak berharap mungkin sampai ke 100 ribu, tapi itu pun kami sudah rancang sekarang kalau pun sampai terjadi di sana,” ucapnya.

Luhut mengingatkan, lonjakan kasus karena varian Delta ini juga terjadi di negara lain. Seperti Belanda, Inggris, dan Rusia. Memang tidak mudah melawan virus ini, namun Luhut memastikan, pemerintah terus berupaya menghadapi gempuran varian Delta itu. Misalnya, pemerintah mengatur ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, tenaga kesehatan, suplai obat dan oksigen agar penanganan pasien dapat dilakukan dengan baik.

Baca juga : Dua Hari, Kasus Corona Jakarta Turun Di Bawah 10 Ribu

Luhut mengatakan, pemerintah menambah 20 ribu perawat dan akan diberikan pelatihan dalam beberapa hari sebelum ditempatkan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes). Sebanyak 2 ribu dokter yang baru lulus akan diberikan pelatihan agar dapat ikut menangani pasien Corona.

Luhut juga merinci, setiap rumah sakit rujukan harus melakukan konversi sebesar 40 persen dari total kapasitas tempat tidur yang ada.

Baca juga : Nambah 311 Kasus, Kasus Corona Di Gunungkidul Pecah Rekor Lagi

Terakhir, Luhut mengisyaratkan tidak berharap ingin memperpanjang PPKM Darurat. “Istilah saya itu, kalau kita membengkokkan sesuatu, harus ada batasnya, kalau bengkok terus, ya patah,” katanya.

“Kita mengawasi betul masalah ekonomi, jangan sampai kelamaan, juga malah buat mati,” imbuhnya.

Baca juga : Jokowi Kurang Tidur

Kekhawatiran Luhut atas lonjakan kasus ini benar saja terjadi. Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga pukul 12 siang kemarin, ada penambahan kasus baru sebanyak 56.757 orang. Dengan begitu, total kasus Corona di Tanah Air sebanyak 2.726.803 orang. Jumlah ini kembali memecahkan rekor dari sebelumnya, pada Rabu (14/7) tambahan kasus baru 54.517 orang.

Jumlah penambahan ini membuat kasus aktif di Indonesia saat ini mencapai 480.199 orang. Bukan hanya kasus positif yang naik. Jumlah kematian akibat Corona juga bertambah. Hari ini kasus kematian bertambah 982 orang, sehingga totalnya 70.192 orang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.