Dewan Pers

Dark/Light Mode

Muterin Jawa Bagi-bagi Sembako

Panglima TNI Dan Kapolri Disanjung Rakyat

Minggu, 18 Juli 2021 07:05 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melepas anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang akan menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak PPKM Darurat, serta obat-obatan bagi warga yang menjalani Isoman, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). (Foto: Puspen TNI)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melepas anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang akan menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak PPKM Darurat, serta obat-obatan bagi warga yang menjalani Isoman, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). (Foto: Puspen TNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dimasa PPKM Darurat ini, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo benar-benar sibuk. Mereka tak kenal lelah, berjibaku menjinakkan Corona yang saat ini begitu mengkhawatirkan. Mereka juga sigap membantu pemerintah menjaga agar rakyat miskin yang terdampak PPKM Darurat tetap bisa makan. Rakyat pun mengapresiasi dan menyanjung-nyanjung langkah Hadi dan Sigit.

Setelah dua hari pantau vaksinasi dan membagikan bansos di Bandung, Jawa Barat, kemarin, Hadi dan Listyo muterin 3 provinsi: Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Kegiatannya sama. Mengawal vaksinasi, juga mendistribusikan bansos. Bahkan, sampai di Jakarta malam harinya, Sigit masih sempet mendatangi RS Polri TK 1 Said Soekanto, untuk menyerahkan bansos ke nakes.

Sekitar pukul 8 pagi, Hadi dan Sigit yang tampil dengan seragam lengkap sudah tampak di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, kemarin. Keduanya terlihat masih segar. Padahal malam sebelumnya, Sigit yang baru tiba di Solo, langsung berkeliling ke sudut-sudut kota untuk meninjau pelaksanaan PPKM Darurat terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL). Eks Kapolresta Solo ini menemui para pedagang kaki lima, mengingatkan para pedagang agar mematuhi aturan selama PPKM Darurat. Yaitu, tutup jam 8 malam, tidak menerima makan di tempat dan selalu memakai masker. Usai berbincang-bincang, Sigit lalu membagikan paket sembako.

Berita Terkait : Presiden Jokowi Minta Aparat Tak Keras Dan Kasar, Tapi Santun Dan Tegas

Di Balai Kota Solo, Hadi dan Sigit yang didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meninjau pelaksanaan vaksinasi dan melepas bantuan sosial. Saat itu, ada 1.000 orang yang akan divaksin. Vaksinatornya, gabungan dari TNI Polri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo.

Selain di Balai Kota Solo, ketiganya juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Graha Saba Buana Solo yang juga menargetkan 1.000 orang. Melihat antusiasme warga Solo untuk mengikuti vaksinasi, Sigit tampak senang.

“Saya ucapkan terima kasih atas antusiasme dari masyarakat Solo dalam mengikuti kegiatan vaksin,” tutur Sigit.

Berita Terkait : Menkes, Panglima TNI, Dan Kapolri Lepas Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Solo

Dia mengajak masyarakat, relawan, dan mahasiswa yang memiliki kemampuan, untuk bergabung menjadi vaksinator. Selain peninjauan vaksinasi, mereka juga sempat meninjau ketersediaan paket obat yang diberikan pemerintah di Kodim Solo.

Sebelum bertolak ke Surabaya, rombongan menyempatkan peninjauan pusat isolasi mandiri (isoman) bagi masyarakat Solo yang terpapar Corona di gedung Graha Asrama Haji Solo. Di tempat itu, para pasien Corona yang tengah menjalani isoman merasa senang karena fasilitas yang memadai serta ketersediaan makanan serta obat-obatan yang mencukupi. Sedangkan halaman depan asrama digunakan untuk gerai vaksinasi yang menargetkan 1.000 orang per hari.

Setelah itu, mereka melepas pendistribusian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Sidoarjo, Jawa Timur, yang terdampak PPKM Darurat. Kegiatan ini juga dilakukan serentak di seluruh Polres di bawah naungan Polda Jatim, serta peninjauan Posko PPKM Mikro.

Berita Terkait : Blusukan Ke Bandung, Kapolri Dan Panglima TNI Serahkan Bantuan Ke Warga Miskin

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako sebanyak total 70 ribu paket, serta 2.500 ton beras. Bantuan itu didistribusikan para Bhabinkamtibmas dan Babinsa, yang masing-masing membawa beras 15 kg beras serta mobil boks yang membawa 28.879 kg beras.
 Selanjutnya