Dewan Pers

Dark/Light Mode

BPS Catat Jumlah Kunjungan Wisman Turun 7,71% Pada Juni 2021

Senin, 2 Agustus 2021 20:29 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 140,9 ribu wisatawan mancanegara (wisman) tercatat berkunjung ke Indonesia pada Juni 2021. Angka itu lebih rendah 7,71% dibanding jumlah kunjungan pada Mei 2021 sebanyak 152,6 ribu kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, mayoritas wisman yang datang ke Tanah Air dalam rangka keperluan bisnis, misi kemanusiaan, dan mengunjungi keluarga. "Wisman ini datang karena tujuan bisnis, atau dalam misi tertentu, misalnya misi di bidang kesehatan dan pendidikan. Ada juga keperluan reuni, di mana keluarga mereka itu ada di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (2/8).

Berita Terkait : DPD Siap Kawal Pembahasan Otsus Papua Jilid 2

Margo mengatakan, jumlah wisman yang datang ke Indonesia belum mengalami pertumbuhan berarti sejak pandemi Covid-19 merebak. Bahkan, kedatangan wisman ke Tanah Air relatif lebih rendah dibandingkan periode 2020 maupun 2019.

Pola kedatangan wisman selama pandemi juga tak berubah. Pada Juni 2021, wisman yang datang ke Indonesia didominasi dari kedatangan jalur darat sebesar 64% atau 90,44 ribu kunjungan. Sedangkan dari jalur laut tercatat 24% atau 34,1 ribu kunjungan dan jalur udara tercatat 12% atau 16,2 ribu kunjungan.

Berita Terkait : Inggris Cetak Rekor Kasus Harian Tertinggi, Sejak Januari 2021

Berdasarkan kebangsaannya, kata Margo, wisman asal Timor Leste masih menjadi yang paling banyak berkunjung ke Indonesia, yakni 54,6%, atau 76,9 ribu kunjungan. Lalu wisman asal Malaysia tercatat 26,9% atau 37,9 ribu kunjungan.

Kemudian wisman asal China tercatat 4,7% atau sebanyak 6,7 ribu kunjungan. Sedangkan wisman dari negara-negara lain tercatat sebanyak 19,5 ribu kunjungan, atau 13,8% dari total kunjungan.

Berita Terkait : BNI Raih Penghargaan Bank BUMN Terbaik 2021

Adapun secara kumulatif pada periode Januari-Juni 2021, BPS mencatat sebanyak 802.378 wisman berkunjung ke Indonesia. Jumlah itu jauh lebih rendah dibanding periode sama di 2020 dan 2019 yang masing-masing mencapai 3,12 juta dan 7,71 juta kunjungan.

"Ini tidak bisa dihindari karena masih adanya travel banned dari negara lain untuk berkunjung ke Indonesia," tutur Margo. [EFI]