Dark/Light Mode

Satgas : Belum Ada Bukti, Hewan Positif Covid-19 Menularkan Virus Ke Manusia

Selasa, 3 Agustus 2021 20:42 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Dok. BNPB)
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Dok. BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan yang terinfeksi Covid-19 dapat menularkan virus ke manusia.

"Oleh karena itu, masyarakat pemilik hewan peliharaan diimbau untuk tidak panik," kata Wiku dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube BNPB, Selasa (3/8/2021).

Dijelaskan, sejak awal pandemi, beberapa negara melapor ke Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau International Office of Epizootics terkait adanya kasus infeksi Covid-19 pada hewan, termasuk satwa liar.

Berita Terkait : Bulan Ini, Indonesia Terima 45 Juta Dosis Vaksin Covid

"Hingga kini, tercatat ada 500 kasus Covid-19 pada 10 spesies di 30 negara," katanya. 

Wiku mengatakan, bagi mereka yang memelihara hewan, diharapkan selalu merawat dan menghindari kontak erat hewan dengan seseorang yang belum divaksinasi.

"Hindari kontak dengan hewan peliharaan ketika sedang terinfeksi Covid-19," ujar dia. 

Berita Terkait : Jangan Ngobrol Saat Makan Di Warung

Wiku juga menyarankan agar hewan peliharaan dibawa ke dokter apabila menunjukkan gejala Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengabarkan bahwa dua harimau yang berada di Taman Margasatwa Ragunan terpapar Covid-19. Dua harimau bernama Tino dan Hari terpapar pada 15 Juli lalu dan masih dalam perawatan khusus.

Anies mengatakan, dua harimau itu ditemukan bergejala Covid-19 tiga minggu lalu. Gejalanya hampir sama dengan yang diderita manusia, yaitu flu, lemas, dan sesak napas.

Berita Terkait : Puan Maharani: Mafia Obat Covid-19 Kudu Ditindak Tegas

Tino dan Hari kemudian dinyatakan positif Covid-19 setelah sampel diperiksa di Pusat Studi Satwa Primata Institut Pertanian Bogor (IPB). [FAZ]