Dark/Light Mode

Mayoritas Pasien Wafat Karena Belum Divaksin

Vaksin Covid Ibarat Pake Helm Naik Motor, Minimalkan Cedera

Rabu, 4 Agustus 2021 05:05 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Antara).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Antara).

RM.id  Rakyat Merdeka - Vaksin Covid-19 terbukti ampuh. Di Jakarta dan Jawa Barat, sebagian besar pasien yang meninggal karena belum divaksin.

“Kami sudah konsultasi dengan Jakarta dan Jawa Barat, yang meninggal itu hampir sebagian besar belum divaksin,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Budi mencontohkan, data kematian dari salah satu rumah sakit vertikal. Data Rumah Sakit RSCM menunjukkan, dari 53 pasien Covid-19 yang masuk ke rumah sakit dan sudah menerima dosis pertama vaksin, 1,2 persen yang meninggal.

Berita Terkait : PPKM Jangan Cuma Di Jalan, Tempat Makan Dan Kantor, Pantau Juga Di Gang-gang Sempit

“Kalau yang sudah dua kali (dapat vaksin) pasien dari 78 orang yang masuk rumah sakit, tidak ada yang wafat. Dari belum divaksin 618 orang yang masuk rumah sakit, 48 orang wafat,” ujarnya.

Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga mengungkapkan data kematian pasien Covid-19 di Jakarta. Kata dia, sebagian besar pasien Covid-19 yang meninggal karena belum divaksinasi.

“DKI yang wafat sudah divaksin besarnya 0,21 persen, dibandingkan dengan wafat be­lum divaksin itu besarnya sampai 3 persenan. Jadi 10 kali lipat,” sebut dia.

Berita Terkait : Sedih, Jika Ada Pejabat Dan Influencer Ambil Jatah Moderna Khusus Booster Buat Nakes

Data tersebut, kata Budi, membuktikan vaksinasi dapat menurunkan risiko kematian akibat infeksi virus Corona. Proporsi kasus kematian ini juga terjadi di daerah-daerah lain yang tingkat vaksinasinya tinggi.

Akan tetapi, mantan Dirut PT Inalum ini mengingatkan, vaksinasi sejak awal tidak membuat seseorang kebal terhadap virus Corona. Namun, apabila terpapar Covid-19 tidak parah.

“Orang yang parah sakitnya menjadi se­dang, yang sedang jadi ringan, yang ringan jadi tanpa gejala karena antibodi kita sudah dibentuk oleh vaksin tersebut,” kata dia.

Berita Terkait : Masyarakat Di Daerah Harus Dibujuk-bujuk Untuk Testing

Netizen setuju vaksinasi bisa mence­gah pasien yang terkena Covid-19 dari gejala parah hingga kematian. Karena itu, masyarakat diminta segera vaksin agar tidak terlalu berisiko jika terpapar virus asal Wuhan, China ini.

Gubernur DKI Jakarta melalui akun @ aniesbaswedan setuju, vaksin Covid-19 bisa mencegah gejala parah dan kematian. Dia mengumpamakan naik motor menggunakan helm untuk meminimalkan risiko cedera kalau terjadi kecelakaan.
 Selanjutnya