Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Anak Muda Hebat dan Penghargaan Internasional (1)
Magic Box Sampangan, Ubah Sampah Jadi Zero-Waste
Selasa, 10 Agustus 2021 20:44 WIB
Sebelumnya
Belum lagi proses pengolahannya, yang malah bisa menimbulkan masalah baru. Penggunaan incinerator, misalnya, Itu berpolusi. Atau ada pelepasan gas metana ke udara saat sampah organik diolah sebagai kompos.
Bahkan, pembuatan karbon aktif, biasanya memerlukan waktu sekitar lima hari. Dengan teknologi Sampangan, karbon aktif dapat tersedia dalam 30 menit.
Apa yang terjadi dalam magic box Sampangan itu?
Ini adalah teknologi pirolisis dan gasifikasi. Menggunakan radiasi panas, seperti halnya oven, untuk mengubah bentuk sampah-sampah, dihancurkan, sesuai dengan titik didih masing-masing.
Baca juga : QNET Menangkan Berbagai Penghargaan Internasional
Sampah plastik, misalnya, yang paling jadi sorotan, sebenarnya hanya berkontribusi pada 10 persen total sampah.
Mayoritas, 60-70 persen adalah sampah organik yang lebih mudah diolah. Sisanya, sampah kaca, logam, termasuk yang bersumber dari barang-barang elektronik. Sampangan memproses sampah-sampah ini. Tanpa dipilah, mudah dan murah.
Bagaimana sumber energi untuk menggerakan mesin ini?
Untuk menghidupkan mesin pertama kali, digunakan pemantik energi dari sampah kayu. Namun selanjutnya, sampah-sampah yang diolah, akan menghasilkan panas dan menjadi sumber daya untuk menggerakkan mesin secara terus menerus.
Baca juga : Dorong Perdagangan Internasional, Mandiri Terus Kembangkan Layanan Trade Finance
Bahkan misalnya, di malam hari saat operator harus beristirahat, kita cukup penuhi mesin dengan sampah dan membiarkan berproses sampai keesokan harinya. Sehingga, ini sekaligus menjaga mesin tetap menyala untuk proses berikutnya.
Kerja Sama Pemerintah dan Korporasi
Sampai saat ini, Sampangan sudah bekerja sama dengan beberapa institusi pemerintah, korporasi dan sejumlah komunitas. Instalasi Sampangan ada yang dipasang di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Cilowong, Kota Serang.
Targetnya di tempat tersebut, pengolahan sampah harian, sekaligus sampah yang sudah ada (existing). Implementasinya, zero net sampah harian, dan mengurangi gunungan sampah di sana.
Baca juga : Dipanggil KPK, 2 Pejabat Aceh Diam-diam Pergi Ke Ibu Kota
Selain itu, dengan Kota Pariaman, Sumatera Barat. Di kota ini, karbon aktif dari mesin Sampangan bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Terdapat 1.400 hektar pertanian padi di sana. Biasanya, diperoleh hasil rata-rata 4-5 ton beras tiap hektar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya