Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Ridwan Kamil : Jabar Salah Satu Penopang RI Keluar Dari Resesi

Rabu, 11 Agustus 2021 10:24 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri jumpa pers virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (10/8/2021). (Foto: Rizal/Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri jumpa pers virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (10/8/2021). (Foto: Rizal/Biro Adpim Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia akhirnya keluar dari resesi karena tidak lagi mencatatkan pertumbuhan ekonomi minus selama empat kuartal berturut-turut.

Jawa Barat (Jabar) salah satu provinsi yang memberikan andil signifikan bagi pertumbuhan nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Jabar pada triwulan II/2021 secara _year on year_ (yoy) tumbuh 6,13 persen.

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh pertumbuhan investasi dan ekspor. Kontribusi Jabar terlihat dari andil nilai ekspor secara nasional, di mana Jabar menjadi provinsi pengekspor komoditas terbesar nasional.

Baca juga : Anies: Kalau Salah Jalan, Bisa Celaka

BPS mencatat tiga provinsi yang memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari–Juni 2021 adalah Jawa Barat senilai 16.076,8 juta dolar AS (15,63 persen), Jawa Timur 11.198,6 juta dolar AS (10,89 persen), dan Riau 9.116,2 juta dolar AS (8,86 persen).

Ketiganya memberikan kontribusi hingga mencapai 35,38 persen dari seluruh ekspor nasional. Neraca perdagangan Jabar juga selalu surplus. Pada Juni 2021, neraca dagang Jabar surplus sebesar 1,84 miliar dolar AS.

Nilai ekspor Jawa Barat Juni 2021 mencapai 2,81 miliar dolar AS atau meningkat 24,57 persen dibanding Mei 2021. Demikian pula jika dibandingkan Juni 2020, naik 43,26 persen.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan ekspor Jabar semakin membaik karena mitra dagang masih memberikan kepercayaan. Demikian pula dengan naiknya investasi di Jabar meski masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca juga : Dokter Tigor Silaban, Malaikat Penolong di Pedalaman Papua, Wafat Akibat Covid-19

"Lobi dagang terus dilakukan, membuka pasar luar negeri yang saat ini mulai membaik membuat ekspor non migas Jabar yang didominasi produk industri tumbuh tinggi," ujar Ridwan Kamil, di Bandung, Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, selama Januari – Juni 2021, nilai ekspor non migas Jawa Barat mengalami pertumbuhan 29,64 persen dibanding priode yang sama tahun 2020.

BPS juga mencatat lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 12,93 persen, serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 10,04 persen.

"Sektor pertanian masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi sehingga program Petani Milenial akan menjadi solusi bagi pemulihan ekonomi yang berkelanjutan di Jabar," kata Ridwan Kamil.

Baca juga : Unit Pegadaian Keliling Jangkau Wilayah Pelosok Indonesia

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 7,07 persen pada kuartal II/2021 dan resmi mengeluarkam Indonesia dari status resesi ekonomi. Pertumbuhan per kuartal rata- rata 3,31 persen.

Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 menunjukkan tren perbaikan dari sisi perbaikan ekonomi global, harga komoditas, hingga perbaikan ekonomi mitra dagang Indonesia.

Sementara itu, dalam negeri juga ditunjukkan dengan perbaikan kinerja ekspor dan impor, kegiatan aktivitas masyarakat hingga peningkatan konsumsi serta investasi. Pertumbuhan (yoy) triwulan II-2021 terjadi di semua kelompok pulau.

Hal ini terutama terlihat pada kelompok provinsi di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 57,92 persen, dan pertumbuhan (yoy) sebesar 7,88 persen. [DR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.