Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Peluncuran dan Bedah Buku
In Memoriam 113 Tahun Samik Ibrahim
Senin, 23 Agustus 2021 10:30 WIB
Sebelumnya
Ketulusan Samik dalam mengikhlaskan pinjamannya itu, belum sebanding dengan hibah yang pernah ia sumbangkan untuk persyarikatan Muhammadiyah. “Tentunya nilainya besar. Ya, mungkin pihak keluarga dan penulis tidak mau menuliskan berapa besar sumbangan yang ia berikan pada Muhammadiyah karena keikhlasannya. Namun sebaiknya, juga kalau ada besarannya disebutkan saja,” jelas Dr Mursal, MAg –Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Keluarga Samik Ibrahim, yang diwakili oleh Siti Hajir, tidak menuntut banyak dalam acara peluncuran, dan bedah buku ayahnya tersebut. “Buku ini memang membawa misi, untuk merekat hubungan kami dengan pihak keluarga ibu dan ayah, namun juga untuk merekat hubungan dengan Muhammadiyah,” paparnya.
Baca juga : PPKM Level 4, KAI Belum Izinkan Anak Di Bawah Usia 12 Tahun Naik Kereta
Peluncuran dan bedah buku yang diselenggarakan UMSB Press, turut mendapat perhatian Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Widiyastuti. Penulisan tokoh-tokoh lokal, menurutnya harus digalakkan. Tujuannya, untuk memperkaya khazanah ketokohan Muhammadiyah juga mengambil nilai-nilai yang melandasi pemikiran dan perbuatan tokoh tersebut, sehingga menjadi catatan yang bisa dibaca generasi yang akan datang.
“Tulisan saudara Fikrul Hanif ini, bukan hanya menjadi bukti kuatnya Muhammadiyah di Sumatera Barat, juga menjadi pembuktian peran sentral tokoh lokal dalam mengembangkan Muhammadiyah,” lanjutnya.
Baca juga : Tuduhan Spionase, China Hukum WN Kanada 11 Tahun Penjara
Samik Ibrahim wafat pada 1978 dan dimakamkan di Ma’la, Mekah Arab Saudi. Sumbangsihnya yang besar terhadap Muhammadiyah Sumatera Barat sejak 1926 sampai akhir hayatnya, membuktikan cintanya pada persyarikatan.
Mewakili pihak keluarga, Fikrul Hanif, yang juga staf dosen di STKIP Yayasan Abdi Pendidikan ini dalam pemaparan akhirnya menyampaikan permohonan pada Pemprov Sumatera Barat, agar bisa menjadikan salah satu ruas jalan dengan nama Samik Ibrahim. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya