Dark/Light Mode

BAZNAS Bantu 13 Ribu UMKM Terdampak Covid-19

Sabtu, 28 Agustus 2021 12:30 WIB
Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA (ke-3 kanan), Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (ke-5 kanan) dan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X (ke-2 kiri).
Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA (ke-3 kanan), Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (ke-5 kanan) dan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X (ke-2 kiri).

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan kepada 13 ribu lebih pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam menjaga geliat perekonomian masyarakat rentan.

Penyaluran ini dikemas melalui program Kita Jaga Usaha, bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) serta Pemerintah Daerah, yang diluncurkan resmi pada Jumat (27/8) di tiga titik berbeda, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Baca juga : Wapres Ingatkan Pelaku UMKM Segera Lakukan Vaksin Covid-19

BAZNAS menginisiasi program Kita Jaga Usaha sebagai respons darurat ekonomi Covid-19, yang terdiri dari UMKM Bangkit dan Dapur Kuliner Nusantara. Target penyaluran Kita Jaga Usaha sebesar Rp 13.937.500.000, untuk 13.086 mustahik penerima manfaat. Rinciannya, 10 ribu penerima modal dan 3.086 mustahik Dapur Kuliner Nusantara.

Ketua BAZNAS RI, Prof Dr KH Noor Achmad, MA, mengingatkan, hampir dua tahun ini semuanya hidup di tengah pandemi. Tentu saja begitu banyak persoalan menghimpit, terutama di bidang usaha kecil. BAZNAS RI sebagai lembaga Pemerintah nonstruktural yang diamanatkan Undang-Undang 23 Tahun 2011 dan PP 14 tahun 2014, adalah sebagai pengelola zakat nasional.

Baca juga : Jumlah Penindakan Turun, KPK Akui Terkendala Pandemi Covid-19

“BAZNAS juga berwenang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada semua pihak yang membutuhkan, khususnya para asnaf," katanya, dalam acara peluncuran Kita Jaga Usaha di Yogyakarta, Jumat (27/8).

Untuk skema bantuan di Kita Jaga Usaha, Noor menjelaskan, UMKM Bangkit merupakan program pemberian bantuan langsung kepada 10.000 pelaku UMKM di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan level 4 dengan jumlah bantuan Rp 1 juta. Bantuan ini, lanjutnya, diberikan melalui kartu ATM, bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca juga : IOF Jakarta Tebar Sembako Buat Warga Terdampak Covid-19

Sedangkan program Dapur Kuliner Nusantara adalah program pemberdayaan warteg, warung nasi, warung padang, dan usaha kuliner skala kecil lainnya untuk menyediakan 72.000 paket makanan. Didistribusikan kepada pelaku isoman, panti asuhan, panti jompo, lembaga pemasyarakatan, pesantren, rumah singgah, nakes dan warga terdampak PPKM.

Noor menambahkan, sejak Covid-19 melanda, hingga kini BAZNAS telah mengelola dana sekitar Rp 1,5 triliun, yang disalurkan kepada sekitar 6 juta mustahik dan penerima manfaat. Hal ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat rentan yang terimbas pandemi dan membantu mereka agar segera keluar dari krisis.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.