Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah “direm” karena pandemi Corona, proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) “digas” lagi. Bahkan, Presiden Jokowi terlihat mulai ngebut.
Apa buktinya? Salah satunya, Jokowi telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022. Perpres tersebut telah ditetapkan, Kamis (9/9).
Baca juga : Jokowi Lembut, Tapi Nendang
Dalam Perpres itu, Jokowi menetapkan proyek IKN di Kaltim sebagai salah satu proyek prioritas strategis.
Tujuannya, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.
Baca juga : Ibu Kota Terancam Jadi Lautan Sampah
Dalam Perpres itu juga dirinci soal alokasi anggaran sebesar Rp 9,633 triliun untuk 8 proyek. Nah, anggaran proyek IKN dalam Perpres itu tertuang dalam poin ketiga, yaitu sebesar Rp 510,79 miliar.
Lengkapnya, kedelapan proyek tersebut adalah: pertama, pembangunan wilayah Batam-Bintan Rp 453,9 miliar. Kedua, pengembangan Wilayah Metropolitan (WM): Palembang, Denpasar, Banjarmasin, Makassar Rp 2,9 triliun.
Baca juga : Sebulan 2x Diterima Jokowi, PKP Happy
Ketiga, pembangunan IKN Rp 510,79 miliar. Keempat, pembangunan kota baru: Maja, Tanjung Selor, Sofifi, dan Sorong Rp 1,028 triliun.
Kelima, wilayah adat Papua: Wilayah Adat Laa Pago dan Wilayah Adat Domberay Rp 1,58 triliun. Keenam, pemulihan pascabencana: Kota Palu dan sekitarnya, Pulau Lombok dan Sekitarnya, serta kawasan pesisir Selat Sunda Rp 1,9 triliun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya