Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Apalagi akses ke makam lewat depan rumah, tiap hari melihat keranda,” kenang @trihariadin. “Bulan Juli adalah saat rumah sakit memilih mana pasien yang lebih layak diselamatkan masuk ruang intensif atau tidak,” kata @anggiarl.
Namun @timmymalachi, malah menyebut puncak Covid-19 di Indonesia pada Februari 2021. Kata dia, suasananya saat itu sangat mencekam dan suara pengumuman berita duka lebih sering ketimbang Juli. “Meski Juli lebih sering dengar suara ambulans,” kata dia.
Baca juga : PKS: Waspadai Lonjakan Kasus Covid Singapura!
Akun @FuzaFirdaus memperkirakan, penularan Covid-19 di Indonesia akan terus menurun hingga 1 Januari 2022, dan potensi gelombang ketiga rendah. Penyebabnya, puncak gelombang kedua sudah begitu tinggi. “Puncak terjadi 10 Juli 2021 dengan 878.067 orang terinfeksi dalam sehari,” ungkapnya.
Akun @infoppkk mengatakan, situasi Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan perbaikan dibandingkan puncak kasus di bulan Juli 2021. “Tetapi jangan berpuas diri dulu ya, tetap waspada, segera vaksin jika belum dan tetap disiplin prokes,” wanti-wanti dia.
Baca juga : Bank Sinarmas Luncurkan Kartu Kredit Virtual Visa
“Waspada, jangan lengah dan tetap prokes. Semoga hal itu tidak terjadi lagi,” saut @Urrangawak. “Tetap waspada di lonjakan Tahun Baru bila tidak menaati prokes,” timpal @rmwrhs70.
Akun @idasholihah93 mengaku sampai saat ini masih tetap beraktivitas di rumah. Dia menilai, tempat yang aman dari penularan Covid-19, hingga kini adalah rumah. “Sehat adalah nikmat yang gak bisa ditukar hanya dengan tamasya keluar kota,” kata dia. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya