Dark/Light Mode

Bangun Komunikasi Dengan Rakyat

Elit Politik Kudu Optimalkan Medsos

Minggu, 17 Oktober 2021 07:10 WIB
Ketua Umum FPPI yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas Sahid sekaligus Penulis Buku Marlinda Irwanti (tengah), Wakil Ketua Komisi X DPR Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian (kanan) dan Chief Executive Editor Rakyat Merdeka Sarif Hidayat (kiri), berbicara dalam Peluncuran dan Bedah Buku
Ketua Umum FPPI yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas Sahid sekaligus Penulis Buku Marlinda Irwanti (tengah), Wakil Ketua Komisi X DPR Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian (kanan) dan Chief Executive Editor Rakyat Merdeka Sarif Hidayat (kiri), berbicara dalam Peluncuran dan Bedah Buku "Komunikasi Elit Politik" di Perpustakaan Nasional, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (16/10). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Elit politik wajib berkomunikasi dengan baik. Apalagi, yang punya niat mengikuti kontestasi demokrasi. Di era teknologi saat ini, media sosial menjadi sarana ampuh menyampaikan komunikasi dari elit politik kepada masyarakat.

Pentingnya cara berkomunikasi untuk elit politik itu dipaparkan dalam acara bedah buku karya Ketua Umum Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI), Marlinda Irwanti yang berjudul Komunikasi Elit Politik di Perpustakaan Nasional, Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Syarief Hasan: Diversifikasi Pangan Perlu Dioptimalkan

Acara yang digelar secara offline dan online ini menghadirkan sejumlah tokoh perempuan seperti Anggota DPD utusan DKI Jakarta Prof Sylviana Murni, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Hetifah Sjaifudian, dan Calon Duta Besar Indonesia untuk Kuwait Lena Maryana Mukti, dipandu Chief Executive Editor Rakyat Merdeka, Sarif Hidayat.

Marlinda menilai, komunikasi politik saat ini sudah berkembang pesat. Teknologi membawa informasi ke dunia baru yang lebih cepat. Termasuk di sektor politik. Bentuk komunikasi melalui unjuk rasa di jalanan, sudah ketinggalan zaman. “Kita harus optimis. Ini sesuatu untuk aspirasi yang baru, tanpa harus turun ke jalan,” ujarnya.

Berita Terkait : Hoaks Kian Marak, Gus Jazil Ajak Milenial Pandai Gunakan Medsos

Politisi Partai Golkar ini menerangkan, komunikasi politik yang dibangun dari masyarakat melalui media sosial jauh lebih cepat direspons elit politik. Misalnya, ketika netizen melaporkan fakta ketidakadilan di suatu tempat melalui media sosial, langsung direspons Kapolri, bahkan Presiden Joko Widodo.

Bertepatan di peringatan hari jadinya yang ke-57, kemarin, Marlinda berharap, buku yang terdiri dari lima bab ini bisa bermanfaat untuk kemajuan demokrasi di Indonesia. Apalagi, tiga tahun lagi bangsa ini akan menggelar Pemilu.

Berita Terkait : Belajar Dari Inggris, Indonesia Kudu Optimalkan PLTU Batubara

Tentunya, partai politik akan berlomba meraih simpati rakyat. Seperti diketahui, sistem politik memberikan aturan main, siapapun yang banyak dipilih rakyat, bisa meraih kursi di parlemen. Nah, buku ini, diharapkan bisa membuat masyarakat melek politik. Tidak hanya menjadi objek semata.
 Selanjutnya