Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dua kali menjaring kader Partai Golkar dalam waktu berdekatan lewat operasi tangkap tangan (OTT). Dua kader Golkar itu yakni Bupati Kuansing Andi Putra dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin.
KPK menegaskan, tidak ada muatan politis dalam penangkapan itu. Komisi antirasuah, tidak pandang bulu dalam memberantas rasuah di Indonesia. Siapapun orangnya, apapun partainya.
Baca juga : Sejak Munas 2019, Kader Golkar Mantap Dukung Arilangga Nyapres
"Kalau kemudian menyangkut dengan partai politik atau hubungan dengan politik, tentu KPK tidak berpolitik," ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di Jakarta, Rabu (20/10).
Eks wakil ketua LPSK itu memastikan, komisinya mengantongi bukti untuk menangkap kedua kader beringin itu dan menetapkannya sebagai tersangka. "Kita melihat ini kasusnya ya murni hukum," tegasnya.
Baca juga : KPK Tegaskan Nggak Tinggal Diam
Dodi tertangkap KPK pada Jumat (15/10) Sementara Andi, ditangkap KPK pada Senin (18/10). [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya