Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Dengan demikian, bebernya, strategi jemput bola harus dilaksanakan secara simultan bersama, seperti yang dilakukan pemerintah kabupaten/ kota, termasuk di puskesmas, sampai tingkat kecamatan. Sebab, pelayanan vaksinasi itu akan lebih efektif pada komunitas yang lebih rendah, contohnya, tingkat RW, RT, desa, kelurahan.
Menurut Yulianto, pola sentra vaksinasi yang ada di pusat kota sudah cukup dan jangan ditambah lagi. Bahkan, kalau ada kolaborator yang ingin membantu vaksinasi, pemprov minta pelayanannya itu dilakukan dengan jemput bola di tingkat bawah.
Baca juga : Sahabat Ganjar Gelar Bedah Rumah Di Bitung
“Akhir-akhir ini masih banyak yang ingin membantu sebagai kolaborator. Tetapi saya sarankan jangan mendirikan sentra vaksin lagi di kota. Tapi pelayanan jemput bola ke komunitas,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya masih terus bergerak melakukan percepatan vaksinasi.
Baca juga : Hadiri Upacara Sumpah Pemuda, Ganjar Belum Bisa Move On
“Saya sampaikan kepada kawan-kawan bupati/wali kota agar sampai dengan Desember kita kebut vaksinnya,” ujarnya.
Ganjar juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar tetap mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.
Baca juga : Cuti Nataru, Ganjar Minta Warga Jateng Tak Keluar Kota
Bahkan, di seluruh tempat publik hendaknya ketaatan protokol kesehatan tetap diperhatikan.
“Satpol PP-nya tetap jalan, minta bantuan TNI-Polri, jadi edukasinya tetap mengingatkan terus-menerus sambil vaksinnya digenjot terus-menerus,” imbuhnya. [EFI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya