Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anak Muda Khawatir Terhadap Korupsi Dan Perubahan Iklim
Sudirman Said: Pemerintah Harus Dengarkan Suara 'Pemilik Masa Depan'
Selasa, 2 November 2021 16:50 WIB
Sebelumnya
Indonesia sendiri, menurutnya, saat ini tengah mengalami penurunan indeks demokrasi, kebebasan, dan persepsi korupsi. Hal ini berdasarkan sejumlah kajian, baik nasional maupun internasional.
Saat ini, sedang berlangsung KTT Perubahan Iklim atau COP 26, di Glasgow, Skotlandia. Dalam gelaran itu, Indonesia menyampaikan komitmennya untuk mencapai zero emission. "Komitmen ini butuh pembuktian. Di sinilah concern anak-anak muda menjadi relevan," tutur Sudirman.
Baca juga : DPD: Perbaikan Bangsa Harus Dilakukan Lewat Amandemen
Dia pun meminta pemerintah untuk mendengarkan suara anak-anak muda. Sudirman mengingatkan, anak-anak muda Indonesia adalah kaum terdidik, dan mulai melek dengan dinamika global.
Mereka berteman dalam berbagai jejaring dengan sahabat dan kolega di seluruh dunia. Saling belajar dan memberi referensi. "Bila negara mau kuat, bangsa mau kuat, dengarkan suara anak muda," tegasnya.
Baca juga : Gus Muhaimin: Ikrar Sumpah Pemuda Harus Menyesuaikan Zaman
Kecemasan akan bahaya korupsi dan tuntutan mereka agar bangsa ini lebih serius menanganinya harus dijawab dengan tindakan. Begitu pun concern mereka terhadap isu lingkungan, sangat valid.
"Otoritas harus merespon hal-hal di atas, dengan tindakan nyata, bila menghendaki kepercayaan dari kaum muda," tandas Sudirman.
Baca juga : Cegah Perubahan Iklim, RI-Belanda Mantapkan Kerja Sama Dengan Negara Pasifik
Untuk diketahui, hasil survei Indikator Politik mengungkapkan, sebanyak 64 persen anak muda yang sangat khawatir masalah korupsi, agak khawatir 21 persen, dan sedikit khawatir 8 persen.
Sementara hasil survei KedaiKOPI, sebanyak 81 persen para pemilih pemula dan muda (Gen-Z dan Milenial) menyatakan, Indonesia darurat akan perubahan iklim. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya