Dark/Light Mode

Kopi Ampuh Obati Luka

Minggu, 29 Desember 2019 03:31 WIB
Ngopi - Kopi Ampuh Obati Luka
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Mungkin sudah banyak orang tahu kalau kopi punya manfaat yang lebih dari sekadar minuman, yaitu mengobati luka luar. Tapi yang sudah mencoba bisa jadi masih sedikit orang. Saya pribadi sudah menjajal, hasilnya Masya Allah ampuh!

Jadi gini ceritanya. Ketika lagi asik nonton Smack Down di Minggu pagi saya melihat istri lagi kerepotan mengeringkan alat pengepel lantai. Karena penasaran saya coba bantu istri untuk mengeringkan.

Biasanya untuk mengeringkannya lancar. Cukup menekan gagang atau handle ke bawah lalu kain berputar di dalam ember bagian pengeringnya. "Itu kayanya macet say. Coba sini aku coba," pinta saya.

Betul saja memang terasa berat. Saya utak atik gagangnya mulai agak lancar. Ternyata gagangnya yang terbuat dari stainless itu macet. Mungkin karena faktor usia. Alat ini saya beli sekitar empat atau lima tahun lalu sebelum booming seperti sekarang. Namun saat digunakan kembali berat.

Baca juga : DPR: Kinerja Amran Terbaik

Kondisi ini bikin emosi. Karena kesal saya paksa tekan dengan emosi. Berputarlah 360 derajat dengan sangat kencang. "Awas nanti patah," kata istri saya memperingatkan. Alat itu berputar kencang di bagian ember pengering bercampur emosi saya. Saat tengah kencang-kencangnya berputar langsung saya angkat gagangnya.

Apa yang terjadi? Gagangnya terlepas jadi dua. Bagian bawah jatuh, bagian atas masih saya genggam. Saya coba perbaiki. Disinilah kejadian maut kecil menimpa jari saya. Lupa jari yang mana, anggap saja jari tengah.

Ketika saya perbaiki alat itu dicoba sambungkan keduanya yakni atas dan bawah. Nah posisi jari tengah saya berada di tepian sambungan bagian bawah. Tiba-tiba bagian atas gagangnya yang tajam seperti pisau terjun bebas menjepit ujung jari tengah saya. "Crot" gitulah kira-kira darah langsung keluar. Robek kulit jari ini sampai daging. Darah mengalir banyak memenuhi seluruh telapak tangan.

Merah darah segar mengalir bikin saya bingung mencari cara apa yang harus saya perbuat. Belum pernah juga luka kecil tapi darah banyak keluar kecuali saat disunat. Saya mondar-mandir nyari alternatif menghentikan darah.

Baca juga : Bawa Tempat Makan

Melihat kejadian tersebut ditambah sikap saya yang kebingungan istri malah ikut panik. Dia menyarankan dibawa ke dokter. "Itu harus dijahit sayang," kata istri. Kebetulan saya paling nggak suka berhubungan sama yang namanya medis. Padahal istri berlatar belakang pendidikan medis. "Ah ngapain ke dokter. Gila ah. Jauh keburu habis ni darah," bantah saya.

"Kamu jahitin aja nih luka pakai benang sama jarum yak. Buruan makin banyak nih darah yang keluar," ujar saya. "Gak bisa pakai benang baju jahit tangan," jawab istri.

Bukan masalah sakitnya, yang membuat saya khawatir tapi darah mengalir banyak. Terlintas juga di kepala tentang rencana pergi di hari itu serta janji liputan. Ditambah lagi berita untuk Senin belum digarap. Tangan malah nasibnya ketiban gagang kain pel.

Sambil menempelkan es batu di bagian luka berharap darah berhenti karena membeku, saya lihat istri mencari sesuatu. Dia menyarankan pakai kopi. "Oya pakai kopi bisa say," kata dia. "Ya udah buruan tanganin. Ini darah kenapa banget ini ngalirnya ya," ucap saya.

Baca juga : Komite Emak-emak

Penanganan dimulai dengan membubuhi kopi bubuk jenis arabika di bagian yang luka. Lalu istri dengan cekatan menggunting kaos cotton putih yang tak terpakai untuk membungkus luka agak kencang.

Saya diminta angkat tangan kanan keatas tujuannya kata dia supaya darah tidak mengucur ke luar. Saya turutin perintah itu. Diangkat tangan ke atas sambil saya acungi jari tengah. Dalam hitungan menit darah yang mengucur itu berhenti total. Dari penjelasan yang saya pahami rupanya kopi mengandung senyawa fenolat yang di dalamnya terdapat jenis asam.

Entah asam apa, saya nggak ngerti yang jelas bisa membantu penyembuhan. Selain itu rasa perih pun berkurang sekitar 40 persen. Alhamdulillaah dalam waktu beberapa hari luka sembuh. Bahkan bekasnya sudah tidak terlihat.

Fajar El Pradianto, Wartawan Rakyat Merdeka

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.