Dark/Light Mode

Terapi Musik

Sabtu, 9 Mei 2020 05:21 WIB
Ngopi - Terapi Musik
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Menurut beberapa pakar, selain meredakan nyeri, terapi musik juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Secara ilmiah memang harus dibuktikan lebih lanjut. Namun, saya dan beberapa teman-teman wartawan yang biasa ngepos di Perhubungan (Kementerian Perhubungan) membuktikannya sendiri.

Sebuah cover lagu milik D'Masiv berjudul 'Jangan Menyerah' yang dinyanyikan 40 wartawan untuk memberikan semangat kepada Menhub Budi Karya Sumadi, nyatanya terbukti ampuh. Kompilasi lagu ini dinyanyikan satu persatu oleh rekan wartawan dan dijahit menjadi satu lagu utuh.

Baca juga : Sekali Lagi Jangan Mudik

Tak ada yang menyangka, setelah menonton video itu Menhub sembuh. Bangkit dan berhasil melawan virus Covid-19 yang menyerangnya sebulan lebih. Sampai nangis katanya denger video tersebut.

Apakah itu karena musik? Ya enggak juga. Perawatan dokter, obat obatan, motivasi keluarga jadi yang utama. Musik jadi bagian pendukung kesembuhan saja. Tapi tidak ada salahnya dipraktikkan bukan. Toh, seperti pengobatan alternatif lainnya seperti jahe merah, empon-empon, temulawak yang sempat jadi buruan saat corona datang, musik mungkin punya daya magis juga untuk dicoba.

Baca juga : Berbaik Sangka Terhadap Musibah

Disamping tidak ada bahayanya, juga tidak membutuhkan biaya mahal. Kalau nggak ada yang bisa nyanyi atau fales, pake aja pemutar musik. Aplikasi pemutar musik di handphone juga banyak. Kalau ada upaya untuk memberikan yang terbaik, mengapa tidak dilakukan? [KINTAN PANDU JATI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.