Dark/Light Mode
Redaktur
RM.id Rakyat Merdeka - Momen Lebaran begini, ada satu fenomena yang selalu muncul yang diyakini nggak baru-baru banget. Ya, karena muncul tiap tahun, tiap Lebaran. Yaitu banyaknya penjual dadakan yang sebelumnya nggak pernah eksis. Jadi, boro-boro punya langganan, lapak saja dibuat serba dadakan.
Terhitung ada tiga pedagang baru di sekitar rumah saya. Masih satu RT pula. Posisi rumahnya tidak terlalu jauh. Sama-sama menjual mie ayam. Mereka menjual di teras, beralaskan meja makan yang diambil dari dalam rumah.
Nggak ada yang salah sih. Cuma yang nggak jualan jadi sasaran utama mereka buat memasarkan produknya. Termasuk saya, kakak, sampai keponakan. Hehehe.
Lewat aplikasi chat, para penjual newbie itu menawarkan dagangannya. “Mer, neneknya Imel jualan mie ayam nih. Cobain dong.”
Lalu, tiba-tiba ada yang kirim foto beserta ucapan Minal Aidzin Wal Faidzin, tapi fotonya bukan foto keluarga layaknya rekan yang lain, melainkan foto semangkuk mie ayam, produk jualannya. Ilmu marketingnya boleh juga nih.
Baru beres membeli mie ayam dari dua pedagang, ada notifikasi baru yang lebih nyata bukan hanya sekadar via aplikasi chat. Tapi dari si kakak. “Mer, itu yang rumahnya sebelah Mbak Suri jualan mie ayam. Rp 13 ribu udah pakai bakso. Nggak enak tahu, dibeli yuk. Ditawarin mulu nih.”
Baca juga : Pagi Siang Sore Tobat, Malam Dangdutan
Jadi deh yang beli keponakan saya. Saya, cukup dua hari ketemu mie ayam. Ada baiknya sih dari penjual yang satu saya beli mie ayam mentah, bisa di-stok, masak sendiri nantinya.
Menurut pengakuan mereka, mengingat PSBB, pandemi dan pengurangan karyawan di kantor, jualan jadi solusi yang dianggap paling baik. Apalagi momen Lebaran di saat orang mulai bosan makan masakan khas Hari Raya, habis ketupat terbitlah mie ayam yang diburu sebagai alternatif panganan. Baik. Semangat jualannya kakak……
Merry Apriyani, Wartawan Rakyat Merdeka
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.