Dewan Pers

Dark/Light Mode

Liburan Murah Di Bandung

Selasa, 15 Juni 2021 06:15 WIB
Ngopi - Liburan Murah Di Bandung
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 membuat gaya hidup berubah drastis. Anak dan istri yang biasanya kalau libur sekolah biasanya jajan dan main di tempat-tempat keramaian, praktis harus beradaptasi juga.

Camping kini menjadi pilihan anak-anak liburan. Pilihan harinya pun bukan weekend, demi menghindari kerumunan.

Sekitar tiga pekan lalu, kami sekeluarga memilih camping di Curug Tilu Leuwi Opat, Lembang, Bandung. Kami berangkat Senin dari Jakarta, menuju Lembang sekitar Pukul 10.00 WIB.

Berita Terkait : Masih Ada Lansia Takut Divaksin

Alhamdulillah perjalanan cukup lancar. Sekitar Pukul 14.30 WIB kami tiba di lokasi. Biaya masuk cukup murah. Untuk camping dikenakan Rp 30 ribu per orang. Di bawah 7 tahun gratis. Lumayan irit kantong.

Masuk ke lokasi, kami langsung mencari area yang pas untuk memasang tenda. Kami kemudian memilih lokasi dekat curug. Biar memudahkan mengawasi anak-anak saat bermain air.

Sekitar Pukul 17.00 WIB, lokasi mulai sepi. Tak ada lagi orang lalu lalang menyusuri curug. Kami betul-betul menikmati suasana malam, seakan lahan yang luas ini milik kami sekeluarga. Sayang, menjelang Maghrib, hujan mulai turun. Walau tidak deras, namun tak kunjung reda.

Berita Terkait : Gagal Naik Puncak Gunung Slamet

Kami yang awalnya berencana membuat api unggun sembari makan malam, akhirnya batal. Padahal, anak-anak dari Jakarta sudah merencanakan buat api unggun sembari main kembang api.

Namun sayang, hingga Pukul 21.00 WIB, hujan tak kunjung reda. Anak-anak akhirnya memutuskan tidur. Syukurlah, walau di lokasi curug cuma kami sekeluarga, lokasi sangat aman. Ditemani suara hujan dan aliran air yang cukup deras, anak-anak bisa tertidur pulas. Rupanya hujan pun terus menemani kami hingga Subuh.

Pagi hari, matahari bersinar cukup cerah. Dinginnya air tak menghalangi kami sekeluarga menikmati derasnya aliran Curug. Pukul 13.00 WIB, kami pun bersiap pulang. Rupanya, camping kali ini membuat anak ketagihan. “Liburan camping lagi ya Yah,” anak saya yang sulung meminta. [Haikal Amirullah/Wartawan Rakyat Merdeka]