Dewan Pers

Dark/Light Mode

Komisi II DPR Desak Perbaiki Seleksi CASN

Kamis, 18 Nopember 2021 09:21 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim. (Foto: Ist)
Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim menegaskan perbaikan sistem dalam rekruitmen seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) sangat diperlukan, utamanya jika yang berbasis teknologi informasi.

Sebab, perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga perlu terus ada improvisasi.   

"Internet di dalam teknologi informasi itu adalah perubahan yang tepat. Karena itu  ini sudah berjalan sejak tahun 2013 sistem (sistem CAT CASN) ini. Sekarang sudah 2021 memang sudah saatnya menurut saya ibarat mobil, dioper lah," ujarnya usai memimpin tim Kunspek Komisi II DPR ke Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/11).   

Berita Terkait : Ini Usulan Komisi VI DPR Soal RUU BUMN

Lebih lanjut, Luqman mengatakan, terkait ditemukannya kecurangan selama proses seleksi CASN, Komisi II DPR sebelumnya telah mengadakan rapat internal dengan Kementerian PAN-RB, BKN dan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) dan meminta pemerintah untuk membawa masalah dalam kecurangan-kecurangan tersebut ke ranah hukum.

"Agar efektif proses hukum nantinya berjalan, setelah kita berkunjung ke lapangan. Maka kesimpulan saya penting agar proses hukum ini yang mendorong adalah teman-teman di pemerintah pusat. Bukan di kantor-kantor regional atau pemerintah daerah, karena relasi-relasi kuasa tentu berbeda antara di pusat dan daerah-daerah," tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.   

Untuk itu, Luqman mendorong agar panitia seleksi CASN dapat membuka seterang-terangnya praktek kecurangan yang dilakukan di tengah seleksi CASN dan mempublikasikan setiap orang yang terlibat.

Berita Terkait : DPR Bentuk Panitia Kerja Awasi Kecurangan CPNS

Selain itu, sanksi bagi siapapun yang melakukan kecurangan, perlu diberikan, sebagai upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap seleksi CASN.   

"Yang paling penting kami berharap bisa memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem rekruitmen calon ASN ini. Kedepannya, agar itu bisa diperoleh kepercayaan masyarakat bisa pulih kembali, maka mau tidak mau kita harus membuka seterang-terangnya praktek kecurangan ini," tegas legislator dapil Jawa Tengah VI ini.   

Pada kunjungan Komisi II ke Kanreg IV BKN Makassar tersebut, Kepala Kanreg IV BKN Makassar Agus Sutiadi menyebut, beberapa daerah di wilayah Kanreg IV BKN Makassar yang terindikasi ada praktek kecurangan dalam seleksi CAT CASN adalah di Kabupaten Buol, Toraja, Luwu, Muna Barat, Enrekang dan Sidrap.   

Berita Terkait : BPN Terus Bagikan Sertifikat Gratis, DPR Happy

Penemuan kecurangan-kecurangan dalam seleksi CAT CASN dipaparkannya, pertama kali diketahui dari laporan beberapa pihak tentang kronologi kejadian, kemudian ditindaklanjuti oleh panitia seleksi CASN bekerjasama dengan BSSN dalam upaya mengungkap praktek kecurangan tersebut. [FAQ]