Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lestari: Sarana Pengendalian Covid-19 Harus Punya Standar Terukur
Jumat, 18 Februari 2022 19:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kemandirian masyarakat dalam menjalani kenormalan baru harus didukung sarana dan prasarana pengendalian Covid-19 dengan standar pelayanan yang terukur.
"Untuk menjalani kenormalan baru di masa pascapandemi tentunya sejumlah instrumen pendukung antara lain laboratorium test swab, alat pelacak di area publik dioperasikan dengan tata kelola yang memiliki standarisasi yang jelas," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/2).
Dalam beberapa hari terakhir, Kementerian Kesehatan banyak menerima laporan dari pasien positif Covid-19 yang belum bisa mengakses paket obat untuk isolasi mandiri, karena hasil test belum diinput oleh laboratorium ke sistem new all record (NAR) Kemenkes.
Baca juga : Penyebaran Covid Harus Diputus, Kontak Erat Jangan Takut Dites
Keterlambatan itu menyebabkan pasien yang mengakses layanan telemedicine terlambat mendapat obat gratis dan tidak terdeteksi di aplikasi PeduliLindungi. Apalagi, saat ini Kemenkes memperluas layanan telemedicine dan obat gratis untuk pasien Covid-19 berdasarkan hasil test swab antigen, yang semula harus berdasarkan test swab PCR.
Menurut Lestari, sejumlah permasalahan teknis tersebut harus segera diatasi untuk mendukung percepatan kemandirian masyarakat dalam menjalani kenormalan baru.
Memastikan diri terhindar dari paparan Covid-19 lewat test swab, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, menjadi salah satu persyaratan beraktivitas yang mewarnai keseharian kita pada kenormalan baru.
Baca juga : Peneliti : Sektor Pertanian Indonesia Harus Waspadai Ancaman Perubahan Iklim
Demikian juga dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik, menurut Rerie, harus terus ditingkatkan demi memperkuat sistem pengendalian penyebaran Covid-19.
Selain itu, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, pemahaman masyarakat tentang apa saja yang harus dilakukan agar tetap bisa beraktivitas pada kenormalan baru juga harus ditingkatkan.
Agar, tambahnya, kenormalan baru dalam keseharian menjadi pemahaman umum bagi masyarakat luas. Termasuk di dalamnya disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
Baca juga : Niceface, Underware Brand Lokal Dengan Kualitas dan Harga Terjangkau
Dengan pemahaman yang baik tentang pencegahan Covid-19 dan sarana pendukung pengendalian yang memiliki tata kelola yang baik, Rerie meyakini masyarakat mampu menjalani kenormalan baru dengan aman.
"Saya harap para pemangku kepentingan dan masyarakat luas secara bersama mendukung terbentuknya kenormalan baru dalam aktivitas keseharian agar masyarakat tetap produktif di tengah upaya pengendalian penyebaran Covid-19," pungkasnya. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya