Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tok, Biaya Haji 2022 Rp 39,8 Juta

Rabu, 13 April 2022 23:08 WIB
Komisi VIII DPR Rapat Kerja dengan Kementerian Agama, terkait Penetapan BPIH Tahun 1443 H/ 2022 M, Rabu, (13/4) di Senayan. .
Komisi VIII DPR Rapat Kerja dengan Kementerian Agama, terkait Penetapan BPIH Tahun 1443 H/ 2022 M, Rabu, (13/4) di Senayan. .

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi DPR VIII bersama Kementerian Agama sepakati biaya haji sebesar Rp 39 juta tahun ini.

Biaya ibadah haji itu diputuskan dalam rapat dengan Kemenag di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Rabu (13/4).

“Komisi VIII telah selesai membahas besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1443 H/2022 M bersama Kementerian Agama bahwa biaya Bipih rata-rata dibayar per jemaah haji Rp 39.886.009," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto dalam rapat dengan Kemenag di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Rabu (13/4). 

Berita Terkait : Rapat Dengan BPOM, Komisi IX DPR Soroti Vaksin Kadaluwarsa

Yandri mengatakan, biaya ini ada kenaikan dari semula Rp 35 juta di tahun 2020. Maka ada kekurangan sekitar Rp 4 juta yang itu dibebankan kepada APBN.

"Dengan kenaikan biaya haji ini tidak akan dibebankan satu rupiah pun kepada jemaah haji. Artinya, ada kenaikan Rp 35 juta dari 2020, sudah sepakat tidak dibebankan pada calon jemaah haji, akan disesuaikan dengan embarkasi," ucapnya. 

Yandri juga mengurai akan ada peningkatan pelayanan bagi jemaah haji tahun ini, seperti jumlah makan yang semula dua kali menjadi tiga kali. Begitu juga peningkatan akomodasi, pelayanan di Mina dan Arafah, serta pelayanan lainnya. 

Berita Terkait : Gugat Mantan Agen, De Virj Terima Ganti Rugi Rp 70,6 Miliar

"Makan di Arab Saudi biasanya 2 kali, tadi disepakati 3 kali makan, karena bangsa Indonesia sarapan sekaligus makan," imbuhnya. 

Sementara itu, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyebut besaran dana haji itu akan ditetapkan resminya oleh Presiden Jokowi atas usul Menag setelah disetujui DPR. 

"Pada prinspnya kami setujui hasil pembahasan Panja Bipih untuk disahkan menjadi besaran Bipih tahun 1443 H/2022 M," ucap Yaqut. [MFA]