Dark/Light Mode

Hadapi Transformasi Digital, Generasi Muda Kudu Dipersiapkan Matang

Kamis, 21 April 2022 09:28 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat diskusi daring Peran Kaum Muda dalam Transformasi Digital di Indonesia, yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bekerja sama dengan Y20 Indonesia 2022, Rabu (20/4). (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat diskusi daring Peran Kaum Muda dalam Transformasi Digital di Indonesia, yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bekerja sama dengan Y20 Indonesia 2022, Rabu (20/4). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Y20 Indonesia 2022 Delegate Indonesia, Marcel Satria mengungkapkan potensi ekonomi digital akan terus berkembang. Kalangan muda, menurut Marcel, cukup mendominasi di Indonesia saat ini dengan 60.persen kelompok milenial dan 28 persen kelompok gen Z.

Berdasarkan kondisi itu, Marcel menilai, peluang generasi muda untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital sangat diharapkan. Sangat disayangkan, ujar Marcel, dari sisi  pemanfaatan ekonomi digital oleh para pekerja Indonesia saat ini masih kurang.

Meski potensi ekonomi digital Indonesia besar, jelas Marcel, namun pergerakan ekonomi digital Indonesia cenderung ke arah konsumtif dan kurang produktif.

Baca juga : Transformasi Digitalisasi Perpustakaan Suatu Keharusan

Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Ilham Akbar Habibie berpendapat, perlu penguatan hard skill dan soft skill dari generasi muda dalam melaksanakan transformasi digital.

Selain itu, Ilham juga sependapat perlu juga interpersonal skill untuk transformasi digital, seperti yang dilakukan INAmikro terhadap pengusaha mikro. Lewat digitalisasi, Ilham menilai Indonesia bisa punya banyak peluang di berbagai sektor seperti sektor lingkungan dan industri kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Head of Data Analytical and Digital Products, Jakarta Smart City, Juan Kanggrawan menegaskan pemuda harus menjadi agen perubahan dalam transformasi digital. Dalam pengembangan smart city network, jelas Juan, diperlukan layanan yang terintegrasi dengan memanfaatkan ecosystem digital.

Baca juga : Literasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan UMKM

Dalam konteks itu, ujarnya, generasi muda tidak hanya harus memahami teknologi, tetapi bagaimana teknologi itu bisa berdampak secara nyata pada keseharian.

Dosen FEB UI, Avanti Fontana menilai sejumlah masukan dari berbagai pihak bisa menjadi dasar membuat grand desain transformasi digital Indonesia.

Menurut Avanti, berbagai masukan itu juga bisa menjadi dasar untuk menjawab secara kolaboratif bagaimana model bisnis transformasi digital yang bisa diterapkan di Indonesia.

Baca juga : Telkom Percepat Digitalisasi UMKM Di Tanah Minang

Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Jakfar Sidiq berpendapat transformasi digital selalu menghasilkan hal positif dan hal negatif. Secara umum, jelas Jakfar, transformasi digital mempermudah kehidupan kita. Untuk merealisasikan transformasi digital, tambah Jakfar, diperlukan transformasi mindset dan skill. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.