Dark/Light Mode

Tak Perlu Bandung Bondowoso

Gus Jazil Yakin Pemindahan IKN Terwujud 2024

Kamis, 21 April 2022 10:49 WIB
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dan Wakil Ketua Umum MPR Jazilul Fawaid saat unjungan ke Titik Nol IKN Nusantara, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Rabu (20/4). (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dan Wakil Ketua Umum MPR Jazilul Fawaid saat unjungan ke Titik Nol IKN Nusantara, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Rabu (20/4). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid optimistis dan yakin pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, akan terwujud pada tahun 2024.

"Banyak orang meragukan target itu tidak akan tercapai namun saya dan seluruh bangsa harus optimis," ujarnya.  

Hal ini disampaikan oleh politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu saat dirinya melakukan kunjungan ke Titik Nol IKN Nusantara, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Rabu (20/4).

Menurut pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu, modal satu-satunya untuk mewujudkan IKN Nusantara adalah rasa optimis dan yakin. Dirinya mengakui menurut hitung-hitungan yang dipaparkan orang, berat untuk mewujudkan IKN di masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca juga : Top, Pertamina Trans Kontinental Raih 2 Penghargaan Di Anugerah BUMN 2022

"Ada orang bilang perlu Bandung Bondowoso untuk menyelesaikan pembangunan IKN di masa-masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo," ujarnya.

Bandung Bondowo adalah cerita rakyat yang mengisahkan seorang kesatria di mana kehebatan kesatria itu adalah mampu membangun Candi Sewu (Candi Prambanan) dalam waktu satu malam.

"Namun dengan keyakinan dan optimisme, saya yakin IKN akan terwujud," ujar Gus Jazil.  

Agar IKN segera terealisasi, diharapkan pembangunan Istana Negara segera terwujud. Pembangunan yang sesuai rencana harus segera dilakukan. Dengan berdirinya Istana Negara dan Gedung Parlemen, menjadi sebagai langkah pertama untuk mewujudkan ibu kota negara yang baru. "Dua pembangunan gedung itu saya pikir sudah cukup untuk langkah pertama," ujarnya.  

Baca juga : Gus Jazil Ajak Kendalikan Diri Saat Bermedia Sosial

Menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu, jika IKN terwujud akan ada pemindahan ASN (aparatur sipil negara) secara massif. Untuk itu ditegaskan, kawasan dibagi atau dikapling dengan baik, mana untuk kawasan perkantoran, pendidikan, hunian, rumah sakit, usaha, dan tempat yang lain.

"Hal demikian sangat penting, ebab kalau ada pemindahan besar-besaran tetapi kalau nanti misalnya tidak ada rumah sakit bagaimana?" sebutnya.  

Untuk itulah, dirinya mengajak kepada semua bekerja keras dalam mewujudkan IKN yang dicita-citakan. Pemindahan IKN dikatakan sebagai solusi untuk memeratakan pembangunan. Selama ini bisa jadi pembangunan hanya terfokus di Jawa.

"Dengan pindah IKN maka pembangunan yang kita harapkan bisa merata," ujar pria yang juga menjadi Ketua Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu.  

Baca juga : Bamsoet Minta Kader FKPPI Sukseskan Pemindahan IKN Dan Pemilu 2024

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) datang ke Titik Nol IKN tidak sendiri. Bersama dengan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Halim Iskandar.

Hadir juga para anggota DPR dan DPRD terutama dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), perwakilan dari TNI dan Polri, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor serta para kepala daerah lainnya seperti Bupati PPU, Paser, Wali Kota Bontang, dan Wakil Gubernur Lampung.

Mereka tidak hanya mengunjungi kawasan yang masih berupa hutan industri itu namun juga mengadakan berbagai macam kegiatan seperti Peringatan Nuzulul Quran, Khotmil Qur'an, santunan kepada anak yatim piatu, selamatan 24 tumpeng, dan pemberian anugerah kepada tokoh nasional dan daerah. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.