Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mekeng Minta Menkeu Jelaskan Soal Penyehatan Waskita Karya

Rabu, 31 Agustus 2022 15:05 WIB
Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng. (Foto: Ist)
Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng meminta kejelasan kepada Menteri Keuangan terkait makna penyehatan keuangan BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Hal itu dilakukan, agar dana bantuan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun yang termuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 tersebut dapat bermanfaat dan jelas penggunaannya.

"Kalau penyehatan artinya lagi sakit. Tolong jelaskan sakitnya apa? Sakitnya perlu kita tahu agar program penyehatannya tidak salah obat," kata Mekeng di Jakarta, Rabu (31/8).

Berita Terkait : Gerindra Muluskan Pencapresan Prabowo

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini telah menanyakan langsung ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI pada Senin (29/8).

Mekeng menuntut penjelasan supaya menjadi pedoman DPR dalam mengambil keputusan terkait persetujuan pemberian PMN. Menurut Mekeng, banyak pemberian PMN yang tidak bermanfaat. Dan pada akhirnya, bermasalah secara hukum.

Mantan Ketua Komisi XI DPR ini juga menyoroti penurunan nilai aset Waskita yang disebabkan karena adanya penjualan ruas-ruas jalan.

Berita Terkait : Rakernas, Gapasdap Minta Penyesuaian Tarif Penyeberangan

Penurunan aset tersebut diprediksi akan terjadi sejak 2022 hingga 2026, dengan atau tanpa adanya PMN. Padahal, penurunan aset itu tidak sejalan dengan penurunan utang.

Padahal, seharusnya, jika terjadi penjualan aset, meskipun aset tersebut terus menurun, namun hasil dari penjualan tersebut dapat masuk ke dalam kas untuk memperbaiki modal. Sehingga, leverage perusahaan tersebut menjadi sehat kembali.

“Ini ke mana hasil penjualannya? Jadi jangan sampai asetnya hilang, utangnya tidak turun-turun, pemerintah nombok terus. Uang rakyat (PMN) ini masuk ke dalam sesuatu yang tidak jelas,” tegas legislator daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur I tersebut.

Berita Terkait : PGN Gandeng MUJ Tambah Pengembangan Jargas Di Jawa Barat

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan ada delapan strategi untuk penyehatan Waskita. Pertama, divestasi sebanyak lima dari target 13 ruas rol yang dimiliki untuk perolehan dana pembayaran dan dekonsolidasi (recycling asset).
 Selanjutnya