Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kecelakaan Maut Di Bekasi

Kemenhub, Ayo Tinjau Ulang Jam Operasional Truk Besar

Jumat, 2 September 2022 07:50 WIB
Sejumlah petugas Kepolisian berusaha mengevakuasi sebuah truk kontainer yang menabrak halte bus di depan SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah)
Sejumlah petugas Kepolisian berusaha mengevakuasi sebuah truk kontainer yang menabrak halte bus di depan SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan prihatin dengan peristiwa kecelakaan maut truk trailer angkutan barang yang menabrak tiang telekomunikasi di Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

“Kami turut berduka dengan kecelakaan yang merenggut nyawa warga, termasuk anak-anak SD. Kami doakan seluruh korban meninggal husnul khatimah,” ujar Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dalam keterangannya, kemarin.

Menurut Muhaimin, kecelakaan yang disebabkan truk besar bukan kali ini saja terjadi.

Baca juga : Kemendagri Gelar Lokakarya Peningkatan Kapasitas Pemda

“Ingatan kita tentu belum kering saat kecelakaan yang melibatkan truk besar di Balikpapan, lalu di Cibubur. Ini kejadian lagi di Bekasi. Banyak nyawa nggak berdosa melayang,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Dia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau ulang jam operasional truk besar. Operasional truk besar kudu dibatasi dari pukul 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB. Pasalnya, waktu tersebut relatif sepi dari aktivitas warga.

“Saya kira ini bisa dipertimbangkan, di samping pengecekan kondisi truk secara berkala,” saran Ketua Umum DPP PKB ini.

Baca juga : Kang Emil Minta Jam Operasional Truk Dibatasi

Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama menambahkan, sudah terlalu banyak kecelakaan yang diakibatkan truk angkutan barang.

“Ini salah satu dampak negatif operasional truk di jalan-jalan arteri,” ujar Suryadi dalam keterangannya, kemarin.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri yang dipublikasikan Kemenhub, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 103.645 Kasus pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat dari tahun 2020, yaitu 100.028 kasus.

Baca juga : Kecelakaan Maut Bekasi Diduga Lantaran Sopir Truk Mengantuk

Kecelakaan yang diakibatkan oleh truk angkutan barang menempati urutan kedua dengan persentase sebesar 12 persen. Sedangkan urutan pertama didominasi oleh kecelakaan sepeda motor dengan persentase sebesar 73 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.