Dark/Light Mode

Kecelakaan Bekasi Tewaskan 11 Orang

Cak Imin Minta Kemenhub Tinjau Jam Operasional Truk Besar

Rabu, 31 Agustus 2022 18:26 WIB
Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (Foto: Instagram)
Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan prihatin dan turut berbelasungkawa, atas peristiwa kecelakaan maut truk besar menabrak tiang telekomunikasi di Bekasi, Rabu (31/8).

"Sungguh sangat prihatin. Kita turut berduka dengan kecelakaan yang merenggut nyawa warga, termasuk anak-anak SD. Kita doakan seluruh korban husnul khotimah," kata Cak Imin di Jakarta, Rabu (31/8).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengingatkan, kecelakaan yang disebabkan truk besar bukan sekali ini terjadi. Puluhan nyawa yang jadi korban, mestinya cukup menjadi warning bagi semua pihak.

Baca juga : Terapkan Di Semua Lini Bisnis, Tata Kelola Antam Jadi Perhatian Investor

"Kita tentu masih ingat, saat kecelakaan yang melibatkan truk besar di Balikpapan, lalu di Cibubur, dan ini kejadian lagi di Bekasi. Banyak nyawa nggak berdosa, melayang. Ini tentu warning untuk kita semua. Untuk pemerintah, pemilik truk, dan para supir," paparnya.

Cak Imin lantas mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meninjau ulang jam operasional truk besar. 

Dia mengusulkan, jam operasional truk besar dibatasi, mulai pukul 22.00 sampai jam 05.00, sebab waktu tersebut relatif sepi dari aktivitas warga.

Baca juga : Pelaku Usaha Pengendalian Hama Minta Kemudahan Perpanjangan Izin Operasional

"Jadi saya minta pemerintah, Kemenhub dan pihak terkait untuk segera mengevaluasi jam operasional truk besar. Terutama di kawasan padat. Saya kira, ini bisa dipertimbangkan. Di samping pengecekan kondisi truk secara berkala," ucap Cak Imin.

Sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan truk trailer terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya depan SD Kota Bekasi 3, Kecamatan Bekasi Barat.

Insiden itu mengakibatkan 11 korban meninggal dunia, 7 di antaranya siswa SD yang sedang menunggu jemputan pulang.

Baca juga : Pemerintah Diminta Tinjau Rencana Kenaikan Cukai

Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, truk trailer diduga mengalami rem blong dan menabrak sebuah tiang menara telekomunikasi, dan sejumlah kendaraan yang sedang parkir di tepi jalan.

Satu unit mobil boks turut tertimpa tiang telekomunikasi yang roboh, usai ditabrak truk trailer tersebut. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.