Dark/Light Mode

Covid-19 Kembali Mengganas Di China

Pandemi Jangan Terulang Kembali

Rabu, 28 Desember 2022 07:50 WIB
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. (Foto: DPR)
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. (Foto: DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan meminta Pemerintah mewaspadai merebaknya kembali Covid-19 di China. Hal ini bisa jadi pertimbangan sebelum mengakhiri Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menga­takan, naiknya kasus Covid-19 di China mengingatkan kembali saat awal kasus ini menjang­kiti dunia. Indonesia diklaim bebas virus Corona, ternyata tidak lama, begitu sampai di Indonesia, perkembangannya dahsyat, bahkan banyak yang terpapar dan korban jiwa.

“Kita boleh saja melakukan pelonggaran. Tapi, kita tetap harus cari cara agar masyarakat aman. Pandemi Covid-19 yang kita lalui selama lebih 2 tahun, jangan terulang lagi,” ujar Saleh dalam keterangannya, kemarin.

Baca juga : Mak Ganjar Sulsel Terobos Jalan Terjal Dan Berbukit

Saleh mengatakan, pihaknya bisa memahami rencana Pemerintah mencabut PPKM awal tahun ini. Hal ini karena kasus Covid-19 secara umum di dunia internasional telah mereda. Apalagi, pencabutan PPKM penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

“Fakta banyak negara yang mengalami resesi pasca pan­demi. Kita perlu menghindari itu dengan mengaktifkan kembali aktivitas warga di sektor publik,” imbuh Politikus PANini.

Dengan mencabut PPKM, Pemerintah kelihatannya mau menaikkan produktivitas dan kreativitas warga. Harapannya, ekonomi tumbuh dan berkem­bang. Terlebih, angkatan kerja di Indonesia yang sangat tinggi dan dapat digerakkan untuk ke­pentingan nasional.

Baca juga : Libur Natal, 1.173.799 Kendaraan Melintas di Ruas Tol Tangerang–Merak

Dalam konteks itu, Saleh me­minta Pemerintah melakukan be­berapa hal. Pertama, memastikan vaksin booster sudah mencapai target minimal. Hal tersebut penting mengingat masih banyak warga yang hanya divaksin satu kali atau dua kali.

“Dengan booster, tingkat imunitas masyarakat diharap­kan menjadi tinggi. Kalaupun mereka beraktivitas dengan pelonggaran prokes, tidak akan membahayakan bagi kesehatan,” harap dia.

Kedua, Pemerintah diminta tetap mensosialisasikan pola hidup sehat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ormas, Organisasi Kepemudaan OKP, organisasi profesi, sekolah, kampus, dan institusi lainnya.

Baca juga : Ada Kecelakan Di Tol Layang Japek, Korlantas Terapkan Contra Flow

“Dengan pola hidup sehat, dipastikan masyarakat akan jauh terhindar dari berbagai penya­kit,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.