Dark/Light Mode

DPR Minta Pemerintah Tunjuk Lembaga Independen Selidiki Kasus Gagal Ginjal Anak

Rabu, 8 Februari 2023 14:55 WIB
Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IX DPR mendorong Pemerintah menunjuk lembaga independen untuk mengatasi kasus gangguan ginjal akut pada anak. Termasuk menjawab keraguan publik apakah jenis obat-obatan jenis sirup yang beredar di masyarakat dan sudah dinyatakan layak menjadi penyebab kembali munculnya kasus gagal ginjal pada anak.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago menyatakan, dirinya masih meragukan hasil uji lab yang sudah dilakukan terkait keabsahan obat yang dikonsumsi korban kasus gagal ginjal akut.

Baca juga : Perppu Cipta Kerja Untuk Kepentingan Ekonomi Jangka Panjang

“Terus terang saya belum bisa mempercayai hasil uji lab-nya. Karena sampai hari ini kan belum jelas apa penyebab utama kasus gagal ginjal akut ini,” ucap politisi Partai NasDem ini, Rabu (8/2).

Irma memaparkan, Departemen Kesehatan Daerah (Kesda) yang peralatannya tidak semodern Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, hasil uji lab beberapa obat sirup tidak memenuhi syarat (TMS). Sementara BPOM yang memiliki laboratorium modern menyatakan memenuhi syarat (MS).

Baca juga : Moeldoko: Aparat Tak Pernah Ragu Tuntaskan Kasus Kanjuruhan

“Oleh karena itu, saya minta Pemerintah menunjuk lembaga independen agar dapat membuktikan hasil yang benar dan bisa dijadikan second opinion,” ucapnya.

Irma melanjutkan, jika lembaga independen ini berhasil menunjukkan hasil labnya terkait obat-obatan menyebabkan gagal ginjal akut, maka ini bisa sedikit membantu Pemerintah agar tidak terus dihujani kritik. Sebab,

Baca juga : DPR Minta Pemerintah Matangkan Rencana Pencabutan PPKM

"Maka, segera ambil langkah untuk melakukan uji laboratorium ke lembaga independen. Saya harap, dari lembaga ini bisa memberikan hasil terbaik supaya masyarakat tidak ragu lagi," ujar Irma.

Selain itu, Irma berharap Bareskrim Polri juga turun tangan untuk bisa menginvestigasi penyebab kembalinya kasus gagal ginjal pada anak. "Bareskrim harus turun, cek penyebab kematian anak kasus gagal ginjal akut," pinta legislator dari Dapil Sumatera Selatan II ini.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.