Dark/Light Mode

Muzani: Festival Rakyat Buahkan Pertumbuhan Ekonomi Dan UMKM

Kamis, 4 Mei 2023 20:58 WIB
Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri Festival Seni Budaya Desa Sukamakmur di Kabupaten Bogor, Kamis (4/5). (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri Festival Seni Budaya Desa Sukamakmur di Kabupaten Bogor, Kamis (4/5). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri Festival Seni Budaya Desa Sukamakmur di Kabupaten Bogor, Kamis (4/5).

Muzani didampingi oleh Anggota DPR RI H Mulyadi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra.

Festival ini menampilkan adu meriam Kuluwung karbit yang menjadi budaya warga setempat. Selama 13 tahun festival ini hilang, lalu digagas kembali oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor, H Anshori.

Baca juga : Kemendagri Minta Pengukuran ITKPD Kudu Berdampak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Meriam Kuluwung ini terbuat dari pohon randu yang ukuran diameternya lebih dari setengah meter dan panjangnya mencapai 8-11 meter.

"Ya saya dulu sering mainan meriam seperti ini, tapi terbuat dari bambu. Tidak sebesar ini ukurannya dan tidak sekencang ini suaranya," ujar Muzani.

"Tapi saya kira festival rakyat, festival seni budaya seperti ini sangat menarik dan harus selalu dijaga kelestariannya," tambahnya.

Baca juga : Polisi Nyatakan Pelaku Penembakan Di Kantor MUI Tewas

Selain terkait pelestarian kesenian budaya, festival semacam ini juga memberikan insentif terhadap pergerakan ekonomi di desa-desa terutama UMKM. Sehingga para pegiat UMKM yang berada di lokasi bisa mendapatkan keuntungan dari berdagang di sini.

"Kita lihat di mana-mana festival itu memberikan kebaikan terhadap pertumbuhan ekonomi di desa-desa, terutama UMKM. Dengan adanya acara semacam ini laju ekonomi berjalan baik dan UMKM diharapkan dapat tumbuh dan berkembang untuk lebih besar lagi," katanya.

Namun demikian, Muzani mengingatkan agar panitia acara festival meriam Kuluwung ini untuk memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan. Sebab suara yang dihasilkan dari meriam Kuluwung ini sangat besar dan bisa menyebabkan gangguan pendengaran.

Baca juga : Ekonomi Kita Moncer

"Sebagai catatan untuk festival tahun-tahun selanjutnya untuk diperhatikan aspek keselamatan dan keamannya. Karena ibu-ibu dan bapak-bapak yang lanjut usia ini bisa terganggu kesehatannya karena bunyi yang dikeluarkan meriam Kuluwung ini sangat kencang," pungkas Muzani. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.