Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pengadaan Alutsista Lebih Banyak Dari Luar Negeri
Industri Pertahanan Kita Belum Bangkit
Rabu, 13 September 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Seperti pembuatan senjata sekelas Guns Low, termasuk pengembangan pesawat tempur KFX dan pembuatan kapal selam yang malah terhenti.
“Ini menunjukkan ketidakmampuan kita dalam melaksanakan setiap perencanaan,” ujarnya.
Baca juga : KLHK Akan Gelar Festival LIKE, Dihadiri Ribuan Petani Perhutanan Sosial
TB mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat industri pertahanan ini terhambat. Pertama, niat baik dari user yang justru ragu dengan kemampuan industri pertahanan kita sendiri.
“Padahal menurut undang-undang, user itu wajib menggunakan produk industri pertahanan dalam negeri. Kalau tidak bisa dibuat, maka dapat membeli dengan tujuh persyaratan,” ungkapnya.
Baca juga : Relawan Mak Ganjar Beri Inspirasi Peluang Usaha Emak-Emak Di Kota Cilegon
Namun yang terjadi, lanjut dia, negara lebih suka membeli alutsista impor. Ironisnya, alutsista impor tersebut rata-rata bekas, bukan barang baru.
“Jadi kalau ada narasi bahwa alutsista kita sudah tua, ya tua-lah. Belinya saja sudah tua,” katanya.
Baca juga : Bank Syariah Didorong Perkuat Layanan Digital
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 13/9/2023 dengan judul Pengadaan Alutsista Lebih Banyak Dari Luar Negeri, Industri Pertahanan Kita Belum Bangkit
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya