Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rumah Sakit Gaza Dibom, 500 Orang Tewas
Serangan Israel Biadab
Jumat, 20 Oktober 2023 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengutuk keras penyerangan Israel ke rumah sakit di Gaza, Palestina. Serangan bom tersebut mengakibatkan 500 orang lebih tewas. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didesak segera melakukan Sidang Darurat.
Meutya sangat berduka dan bersedih atas meninggalnya lebih dari 500 orang akibat serangan Israel di salah satu rumah sakit di Gaza. Dia mendesak agar militer Israel segera menghentikan segala penyerangan terhadap fasilitas kesehatan dan publik di Gaza.
Baca juga : Negara-negara Arab Batal Ketemu Biden
“Penyerangan terhadap rumah sakit, dihentikannya pasokan listrik, air dan makanan oleh Israel, serta dipaksanya warga Gaza utara meninggalkan tempat tinggalnya, merupakan sebagian bukti buat Majelis Umum PBB segera melakukan Sidang Darurat,” tegas Meutya Hafid dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2023).
Anggota Fraksi Golkar ini pun mendesak Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat menggunakan jalur diplomasi untuk menghentikan kekejaman Israel terhadap warga Palestina di Gaza.
Baca juga : Bazar Murah Sahabat Ganjar Di Lampung Diserbu Ratusan Emak-emak
Kemlu dapat memaksa Majelis Umum PBB melakukan sidang darurat terkait kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Gaza serta penghentian kekerasan di Jalur Gaza.
“Bukan tidak mungkin, serangan Israel ini akan lebih luas dalam waktu dekat. Jika PBB tidak segera melakukan tindakan nyata, bukan tidak mungkin korban akan terus bertambah. Dunia pun akan bertanya eksitensi lembaga PBB bagi perdamaian dunia,” tegas eks presenter televisi nasional ini.
Baca juga : Dukung Palestina Di PBB!
Dia bilang, Indonesia juga mesti bersuara dalam Sidang Darurat negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), minggu ini di Arab Saudi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya