Dark/Light Mode

Rumah Sakit Gaza Dibom, 500 Orang Tewas

Serangan Israel Biadab

Jumat, 20 Oktober 2023 07:30 WIB
Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid. (Foto: dok. Partai Golkar)
Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid. (Foto: dok. Partai Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mengutuk keras penyerangan Israel ke rumah sakit di Gaza, Palestina. Serangan bom tersebut mengakibatkan 500 orang lebih tewas. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didesak segera melakukan Sidang Darurat.

Meutya sangat berduka dan bersedih atas meninggalnya lebih dari 500 orang akibat se­rangan Israel di salah satu rumah sakit di Gaza. Dia mendesak agar militer Israel segera meng­hentikan segala penyerangan terhadap fasilitas kesehatan dan publik di Gaza.

Baca juga : Negara-negara Arab Batal Ketemu Biden

“Penyerangan terhadap rumah sakit, dihentikannya pasokan listrik, air dan makanan oleh Israel, serta dipaksanya warga Gaza utara meninggalkan tempat tinggalnya, merupakan sebagian bukti buat Majelis Umum PBB segera melakukan Sidang Daru­rat,” tegas Meutya Hafid dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2023).

Anggota Fraksi Golkar ini pun mendesak Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kem­lu) bergerak cepat menggunakan jalur diplomasi untuk menghen­tikan kekejaman Israel terhadap warga Palestina di Gaza.

Baca juga : Bazar Murah Sahabat Ganjar Di Lampung Diserbu Ratusan Emak-emak

Kemlu dapat memaksa Majelis Umum PBB melakukan sidang darurat terkait kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Gaza serta penghentian kekerasan di Jalur Gaza.

“Bukan tidak mungkin, se­rangan Israel ini akan lebih luas dalam waktu dekat. Jika PBB tidak segera melakukan tindakan nyata, bukan tidak mungkin kor­ban akan terus bertambah. Dunia pun akan bertanya eksitensi lembaga PBB bagi perdamaian dunia,” tegas eks presenter tele­visi nasional ini.

Baca juga : Dukung Palestina Di PBB!

Dia bilang, Indonesia juga mesti bersuara dalam Sidang Darurat negara-negara yang ter­gabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), minggu ini di Arab Saudi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.