Dark/Light Mode

Proses Divestasi Saham PT Vale Masih Molor

Pemerintah Di Atas Angin, Jangan Mau Dipermainkan

Jumat, 12 Januari 2024 07:20 WIB
Anggota Komisi VII DPR Mu­lyanto. (Foto: Dok. DPR RI)
Anggota Komisi VII DPR Mu­lyanto. (Foto: Dok. DPR RI)

 Sebelumnya 
Anggota Fraksi PKS ini meng­ingatkan, raker Komisi VII DPR dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendesak Pemerintah menjalan­kan konstitusi. Agar, Indonesia menjadi pemilik saham mayo­ritas Vale, minimal 51 persen. 

Selain itu, Indonesia juga diberikan hak menjadi pengen­dali operasional dan finansial perusahaan.

“Pemerintah harus segera bersikap dan menciutkan lahan produksi Vale ini,” tegasnya.

Baca juga : KPU Tak Jalankan, PTUN Keluarkan Perintah Eksekusi Putusan Tentang Irman Gusman

Dia juga mengingatkan, proses divestasi saham ini tidak boleh mengabaikan kepentingan dae­rah. Sebab, dalam audiensi Komi­si VII DPR bersama para guber­nur Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, meminta agar Pemerintah pusat mau menyerahkan sebagian lahan Vale untuk dikelola daerah.

“Pemda sudah lama teriak-teriak soal lahan Vale yang dianggurkan tidak produktif tersebut. Ini tidak boleh diabai­kan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi meminta Pemerintah Indonesia tidak terkecoh dengan strategi PT Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining Co.Ltd soal proses divestasi saham di PT Vale Indonesia. Sebab, proporsi saham yang ditawarkan kedua pemilik saham terbesar tersebut tidak menjamin Pemerintah sebagai pemegang kendali di PT Vale Indonesia.

Baca juga : Anies Dapat Sambutan Meriah Di Sumbar, Relawan Yakin Menang 80 Persen

“Kita jangan terkecoh. Se­olah-olah Mind.ID 34 persen, Vale Canada 33 persen, tapi sebenarnya mereka paling besar. Karena sebenarnya mereka ini koalisi antara Vale Canada dan Sumitomo ini,” kata Haryadi.

Haryadi menilai, komposisi di­vestasi tersebut hanya akal-akalan dari Vale Canada dan Sumitomo sehingga kelihatan seakan-akan Indonesia menjadi saham terbesar.

Kepemilikan saham tersebut tidak menjadikan Pemerintah sebagai saham pengendali. Se­bab, antara Sumitomo dan Vale Canada ini terjadi koalisi per­manen, sehingga ketika pen­gambilan keputusan strategis, Pemerintah Indonesia tetap kalah.

Baca juga : Charles Honoris Minta Pemerintah Respons Serius Soal Pelarangan Vape Varian Rasa

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 12/1/2024 dengan judul Proses Divestasi Saham PT Vale Masih Molor, Pemerintah Di Atas Angin, Jangan Mau Dipermainkan   

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.