Dark/Light Mode

Potensinya Mencapai Rp 180 Triliun Per Tahun

Tanah Dan Wakaf Uang Bisa Gerakkan Ekonomi Umat

Minggu, 25 Februari 2024 07:10 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. (Foto: Antara)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
“Sementara literasi wakaf uang belum terlalu dipahami. Karenanya ini menjadi tugas jurnalis untuk menyebarkan informasi seluas-luasnya tentang wakaf uang di masyakarat,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini ada sejumlah instrumen keuangan yang disediakan lembaga keuangan yang berkaitan dengan wakaf. Di antaranya Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel, Sukuk Linked Waqh (SLW), atau Cash Waqh Linked Deposit (CLWD).

Baca juga : Idealnya, Setiap Kelurahan Mempunyai Sekolah Negeri

Namun sayangnya, instrumen-instrumen ini masih terlalu rumit dipahami oleh masyarakat. “Sehingga menjadi salah satu faktor belum maksimalnya pe­nyerapan potensi wakaf uang di Indonesia,” ujar Imam.

Imam menuturkan, secara umum perkembangan wakaf di Indonesia sudah menunjukkan peningkatan kinerja. Luas tanah wakaf tercatat mencapai 57.263 hektare yang tersebar 440,512 lokasi. Selanjutnya pada 2023 lembaga wakaf yang juga meningkat menjadi 407 lembaga dan 44 bank syariah.

Baca juga : Chelsea Pede, The Reds Pincang

“Sedangkan lembaga wakaf BWI saat ini sudah ada di selu­ruh Indonesia, terdiri 1 lembaga BWI Pusat, 24 BWI Provinsi dan 271 BWI Kabupaten kota,” katanya.

Dari sisi regulasi juga demiki­an. Pemerintah pusat maupun daerah juga telah mengeluarkan sejumlah regulasi yang men­dukung berkembangnya sektor wakaf. Saat ini, sudah ada terbit 31 regulasi di bidang wakaf.

Baca juga : Merah-Putih Targetkan Juara

“Bukan hanya itu, setiap tahun ada peningkatan jumlah nazhir bersertifikat. Saat ini jumlah nazhir yang sudah tersertifikasi sebanyak 3.887 orang dari sekitar 400 ribu nazhir, “pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 25/2/2024 dengan judul Potensinya Mencapai Rp 180 Triliun Per Tahun, Tanah & Wakaf Uang Bisa Gerakkan Ekonomi Umat       

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.