Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Buka Turnamen Futsal
Nono Sampono Berharap Muncul Bibit Andal Di Papua
Senin, 9 Maret 2020 00:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono membuka Turnamen Futsal Melati Raya Cup III di Gedung Olahraga (GOR) Pancasila Sorong, Papua Barat, Sabtu (07/03). Sebanyak 48 tim bertanding pada kompetisi ini berasal dari wilayah Papua, Papua Barat, dan Maluku.
Nono Sampono mengapresiasi penyelenggara yang telah menyelenggarakan kegiatan olahraga yang dapat meningkatkan prestasi atlit. “Kita berharap agar Turnamen Futsal Melati Raya Cup ini dalam waktu dekat bisa menghasilkan sumber daya atlet yang handal, terutama untuk wilayah Papua dan Papua Barat dalam rangka menghadapi PON 2020 nanti,” ujar Nono.
Nono Sampono menambahkan, berdasarkan survei dari Unesco terdapat 82,7 persen orang indonesia bermasalah dengan kebugaran. Sehingga menurutnya, olahraga merupakan tuntutan dan kebutuhan.
Baca juga : Rofik Gelar Training Bisnis Online Di Dapil
Selain itu, Nono juga beranggapan turnamen atau pertandingan perlombaan ini sangat diperlukan. Karena tidak hanya sekadar berlatih namun juga diuji dalam perlombaan sehingga termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dalam berolahraga. “Kita latihan, kita berlatih tapi tidak diuji dengan perlombaan itu kurang afdol dan dengan cara ini prestasi olahraga bisa ditingkatkan,”jelas Nono Sampono.
Menurut Nono Sampono, sarana dan prasarana di Papua juga masih minim. Padahal, di Papua termasuk gudangnya para atlet dalam semua bidang olahraga.
“Karena itu saya mendorong pemerintah terutama pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah dan masyarat Papua dan Papua Barat memperhatikan masalah sarana dan prasarana olahraga, karena ini sangat penting. Bung Karno pun pernah mengatakan di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat dan olahraga juga akan mengangkat harkat dan martabat,” kata senator asal Maluku itu.
Baca juga : Punya Twitter Non Aktif? Siap-siap Akunnya Bakal Dihapus
Sementara, Ketua Dewan Pembina Turnamen Futsal Melati Raya Cup III, M. Sanusi Rahaningmas mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar karena hobi dan kecintaannya pada olahraga futsal. “Saya menggelar turnamen ini karena saya punya hobi dan bakat di olahraga ini. Saya juga cedera karena bola dan anak saya semua pecinta bola makanya bukan hari ini saja saya buat turnamen futsal seperti ini, tapi sudah sejak saya menjadi anggota DPR periode pertama di tahun 2005,” ungkap Sanusi.
Sanusi juga menegaskan, turnamen yang ia gelar bukan pada momen tertentu saja atau hanya sekedar mencari simpati masyarakat. Tetapi ia memang benar-benar mencintai olahraga futsal tersebut dan ingin memajukan futsal di tanah Papua Barat khususnya kota Sorong.
“Dengan turnamen ini saya berharap dapat melahirkan atlet-atlet atau bibit futsal yang handal, yang bisa mewakili daerah tingkat nasional nanti. Dan saya tegaskan lagi, tidak ada indikasi politik disini karena saya buat turnamen ini sudah ketiga kalinya,” tegas Sanusi.
Baca juga : Lolos 16 Besar, Si Bocah AS Jadi Sorotan
Pada turnamen ini, pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, piala tetap, medali dan piagam. Untuk juara satu akan mendapatkan uang senilai Rp 15 juta, kemudian juara dua mendapatkan uang senilai Rp 10 juta, juara tiga mendapatkan Rp 7,5 juta dan juara empat mendapatkan Rp 5 juta. Selain itu tiap orang akan mendapatkan medali dan piagam untuk tim. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya