Dark/Light Mode

Hasil Pantauan Komisi IV: Minus Jakarta, 33 Provinsi Sudah Swasembada Sapi

Senin, 30 Maret 2020 13:43 WIB
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita (kanan). (Foto: Humas Kementan)
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita (kanan). (Foto: Humas Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR, I Nyoman Parta, bersyukur program peningkatan produksi sapi yang dicanangkan pemerintah sukses mendongkrak populasi sapi dalam negeri. Dia hasil pantauannya, Indonesia sebenarnya telah mencapai swasembada daging. Dia pun berharap, lebih banyak terobosan lagi dari pemerintah yang berpihak pada peternak, utamanya terkait harga sapi di pasaran yang seringkali mengalami fluktuasi.

"Dari 34 provinsi, hanya Jakarta yang tidak swasembada sapi. Itu berarti ada 33 Provinsi yang swasembada dan bahkan berlebih," kata I Nyoman.

Baca juga : Sudah Saatnya Jabodetabek Lockdown

Kendati telah swasembada sapi, Nyoman menyayangkan keran impor sapi masih dibuka. "Ini yang membuat jumlah peternak sapi berkurang dan jumlah populasi sapi mengalami penurunan secara drastis. Sebab, sapi lokal dibeli dengan harga yang lebih murah dari pada sapi impor. Ini membuat peternak kita mengalami kerugian," tambah politisi PDI Perjuangan asal Bali ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan, Kementerian Pertanian (Kementan) tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan populasi sapi dalam negeri. Menurutnya, Indonesia dengan kekayaan alam yang luar biasa, salah satunya, Sumatera Utara, merupakan daerah dengan potensi besar pada sektor perkebunan dan peternakan.

Baca juga : Pelantikan Pengurus E-Sports Provinsi Dilakukan Secara Streaming 

“Negara kita negara kaya. Negara kaya adalah pemberian Tuhan yang harus kita syukuri. Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi yang sangat hebat karena telah berhasil memanfaatkan kekayaan alamnya dengan tepat. Membangun suatu daerah dengan kekuatan alam seperti Sumatera Utara itu yang luar biasa,” kata Syahrul di sela acara 'Panen 1.000 Ekor Pedet dan Launching Sikomandan' di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.