Dark/Light Mode

Kunjungi Lapas Karawang, Rieke Terenyuh Kemenimipas Bina Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 08:48 WIB
Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma`ruf Prasetyo meninjau berbagai fasilitas pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Karawang, Jumat (31/7/2026). Foto: GO/RM.ID
Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma`ruf Prasetyo meninjau berbagai fasilitas pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Karawang, Jumat (31/7/2026). Foto: GO/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XIII DPR Rieke Diah Pitaloka mengapresiasi berbagai inovasi pembinaan yang dijalankan Lapas Kelas IIA Karawang. Menurutnya, pelayanan yang baik kepada warga binaan harus berjalan beriringan dengan program pembinaan yang mampu menciptakan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Si Oneng meninjau langsung pelayanan pemasyarakatan, mulai dari penyediaan makanan, layanan kesehatan, hingga berbagai program pembinaan yang diikuti warga binaan.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma'ruf Prasetyo beserta jajaran, Rieke mengunjungi dapur, klinik kesehatan, serta area pembinaan pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikelola warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Rieke menegaskan bahwa pemenuhan hak warga binaan merupakan kewajiban negara. Karena itu, pelayanan yang berkualitas harus didukung dengan sumber daya manusia yang memadai, terutama tenaga kesehatan.

Baca juga : DPR: Hapus Budaya Kekerasan

"Hak warga binaan harus dipenuhi dengan baik. Namun, hal tersebut juga perlu didukung oleh jumlah pegawai yang memadai sesuai beban kerja. Pada layanan kesehatan misalnya, tentu dibutuhkan tenaga medis yang cukup dan berkompeten agar pelayanan yang diberikan benar-benar optimal," pesannya, pada Jumat (31/7/2026).

Rieke juga mengapresiasi keberhasilan Lapas Karawang mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi kawasan pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung Program Ketahanan Pangan pemerintah, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan, etos kerja, dan rasa tanggung jawab sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Program pembinaan itu wujud nyata 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, khususnya dalam penguatan pembinaan yang produktif, pemberdayaan warga binaan, serta optimalisasi lahan pemasyarakatan untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Baca juga : Kunjungi Peternakan Lapas Karawang, Irfan Hakim Sujud Syukur

Saat ini Lapas Karawang terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari budidaya tanaman pangan, peternakan, perikanan, hingga pelatihan kerja yang melibatkan warga binaan secara aktif. Hasilnya tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan lapas, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.

Momen mengharukan terjadi saat Rieke berdialog dengan salah seorang warga binaan. Sambil menggenggam erat tangannya, ia memberikan semangat agar terus mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh.

"Mau kerja di sini ya? Nanti setelah pulang juga tetap semangat bekerja ya. Yang kuat ya, Pak. Semangat, diperbaiki semuanya. Insya Allah di sini dapat ilmu. Senang ya?" ucap Rieke.

Saat ditanya apakah memperoleh ilmu dan manfaat selama menjalani pembinaan, warga binaan tersebut menjawab singkat, "Dapat. Terima kasih."

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau Lapas Kelas IIA Karawang, Jumat (31/7/2026).

Baca juga : Haru Ibu Yurmina Saat Bedah Rumah Kemenimipas Di Merangin

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma'ruf Prasetyo menegaskan bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan keberhasilan pembinaan.

"Kunjungan Ibu Rieke Diah Pitaloka menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari makanan, layanan kesehatan, hingga pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kemandirian," ujar Ma'ruf.

Menurutnya, arahan Menteri Imipas menjadi pedoman seluruh jajaran pemasyarakatan untuk menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat.

"Kami akan terus mengoptimalkan lahan yang ada, memperkuat program pembinaan kemandirian, serta memastikan warga binaan memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat. Dengan demikian, pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat menjalani pidana, tetapi juga menjadi tempat belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat," pungkas Ma'ruf.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.