Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Inggris Vs Argentina, Duel Mental Juara Menuju Final Piala Dunia 2026
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- Pelita Harapan Group Perluas Jaringan Ekosistem Pendidikan Di Bandung
- Purbaya: Rating BBB Dari S&P Buktikan Sentimen Negatif RI Tak Terbukti
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meminta pemerintah pusat memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk menentukan langkahnya dalam menangani Covid-19.
Sebab, tidak ada satu pun model penanganan Covid-19 yang bisa persis diaplikasikan di setiap daerah.
Baca juga : Pemerintah Pusat dan Pemda Harus Persiapkan Matang Pelaksanaan New Normal
"Karena itu saya sepakat bila setiap daerah diberi kewenangan untuk menentukan strategi penanganan sesuai karakteristik tantangannya masing-masing," kata Lestari Moerdijat saat menyampaikan kata penutup dalam diskusi online bertema Tata Kelola Penanganan Covid-19 di Indonesia, Rabu (27/5).
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR Luthfy Assyaukanie PhD itu digagas Forum Diskusi Denpasar 12, bersama Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem Bidang Kebijakan Publik.
Baca juga : Garuda Imbau Penumpang Harus Kantongi SIKM Untuk Terbang
Hadir sebagai narasumber dalam diskusi yang dihadiri 100 peserta itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Drs. Luthfi Mutty Msi (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Drs. Luthfi Mutty Msi, Jurnalis Senior Saur Hutabarat, dan Tenaga Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan dr H Mohammad Subuh MPPM.
Dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, sangat diperlukan karena Pemda tidak bisa sendiri. "Tata kelola yang komperhensif, membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Legislator Partai NasDem itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya