Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi energy dari Fraksi PKS, Rofik Hananto meminta penjelasan atas kabar mundurnya Shell dari proyek Masela.
“Kami meminta penjelasan informasi terkait mundur Shell dari Masela. Semoga itu bukan sejenis tricky atau game untuk menggantikan investor yang sesungguhnya sudah pasti, tetapi malah diutak-atik,” kata Rofik di Jakarta, Selasa (6/10)
Baca juga : Kementan Amankan Produksi Padi Dari Serangan Penggerek Di Subang
Anak buah Ahmad Syaikhu ini menambahkan, apabila itu benar tentu ini tidak baik untuk iklim investasi. “Proyek ini sudah ditunggu-tunggu sejak 20 tahun lalu,” terangnya.
Perlu diketahui, pekerjaan proyek Blok Masela sudah lebih dari 20 tahun mangkrak. Proyek ini bisa berjalan lagi di masa akhir kepemimpinan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Baca juga : Sedihnya Angel Di Maria Nggak Masuk Timnas Argentina
Namun kini, Shell dikabarkan mundur dari Proyek Gas Abadi Blok Masela. Shell memiliki hak partisipasi di Blok Masela sebesar 35% dan 65% oleh Inpex Corporation.
Selain itu, Pemerintahan Daerah juga dipastikan bakal menerima jatah 10% hak partisipasi.
Baca juga : Febri Diansyah Mundur dari KPK
Kabar mundurnya Shell dari proyek strategis nasional itu diungkapkan Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno. "Iya betul (mundur). Inpex sedang mencari penggantinya," kata Julius.
Saat ini, kata dia, baik Inpex Corporation dan Shell tengah melanjutkan pembahasan untuk opsi pengambilan hak partisipasi sepenuhnya oleh Inpex. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya