Dewan Pers

Dark/Light Mode

Zona Merah Naik Lagi, Ketua DPD Minta Pemda Jangan Lengah

Rabu, 11 Nopember 2020 20:57 WIB
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: ist)
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Zona merah Covid-19 pekan ini bertambah setelah dua pekan berturut-turut sempat mengalami penurunan. Pemerintah daerah (Pemda) diminta tidak lengah dalam penanganan pandemi Corona.

Begitu kata Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (11/11).

Berita Terkait : Zona Merah Naik, Senator Diajak Bantu Pemda Sosialisasi 3M

“Masalah zona merah ini jadi tanggung jawab pemda. Lengah sedikit penanganannya, dampaknya sangat signifikan,” ujar LaNyalla.

Satgas Penanganan Covid-19 mengungkap pekan ini ada 27 daerah yang masuk di zona merah Covid-19. Padahal dua minggu sebelumnya sempat turun setelah pada 18 Oktober ada 32 zona merah. Pada akhir Oktober tercatat ada 20 daerah dengan zona merah, kemudian di awal November kembali turun lagi menjadi 19 daerah zona merah.

Berita Terkait : Fuel Terminal Maos Perdana Salurkan Pertamax Turbo

“Ini sekarang naik lagi. Jadi PR (pekerjaan rumah) buat pemda. Ayo jangan lengah. Kita sudah berada di track yang baik beberapa waktu belakangan. Harusnya ditingkatkan, jangan malah berkurang energinya," tegas LaNyalla.

Senator Jawa Timur ini meminta kepada pemda untuk lebih sigap lagi menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat. Sosialisasi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, kata LaNyalla, harus lebih digalakkan kembali.

Berita Terkait : Alhamdulilah, Kita Senang Dengarnya

“Senator-senator juga harus membantu pemda melakukan sosialisasi di daerahnya masing-masing. Pengawasan jangan sampai kendor!" tambahnya.

Kepada masyarakat, LaNyalla juga mengimbau untuk meningkatkan kedisplinan diri menerapkan protokol kesehatan. “Ini demi diri sendiri juga. Jaga keluarga dan orang terdekat dengan disiplin protokol Covid-19. Dengan begitu pandemi bisa segera berakhir,” pungkas LaNyalla. [QAR]