Dark/Light Mode

Banyak Yang Ragu Ikut Vaksinasi Corona

Pemerintah Kudu Bisa Yakinkan Masyarakat

Rabu, 23 Desember 2020 21:49 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah harus mampu meyakinkan masyarakat tentang efektivitas vaksin Covid-19. 

"Sejumlah pihak masih ragu terkait efektivitas vaksin Covid-19 yang akan diberikan, pemerintah harus bisa meyakinkan masyarakat agar program vaksinasi bisa sukses," ungkap Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12).

Berita Terkait : Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 54,4 T

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, keraguan masyarakat terhadap vaksin Covid-19, menjadi salah satu hambatan dalam upaya pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Terlebih, saat ini tingkat kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat ini menunjukkan penurunan.

Satgas Pengendalian Covid-19 mencatat tingkat kepatuhan masyarakat dalam memakai masker turun dari 83,67 persen pada bulan September 2020 menjadi 57,78 persen pada awal Desember 2020.

Berita Terkait : Jokowi Gratiskan Vaksin Corona, Netizen Happy Banget

Rerie menilai, selama ini penggunaan masker dan kewajiban menjaga jarak seringkali diabaikan.

 "Kombinasi kondisi antara sikap ragu masyarakat terhadap efektivitas vaksin dan rendahnya kedisplinan menjalankan protokol kesehatan dan masa liburan Natal dan Tahun Baru, berpotensi meningkatkan penularan virus Corona di masyarakat," ungkapnya.

Berita Terkait : Bamsoet: Jangan Beri Ruang Spekulasi Jual-Beli Vaksin Corona

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, menurut Rerie, menjadi tugas semua pihak, pemerintah dan masyarakat, untuk memperbaiki sikap-sikap yang menimbulkan dampak negatif terhadap upaya pengendalian Covid-19. Pemerintah harus mampu menumbuhkan kebersamaan dengan masyarakat dalam mengendalikan penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Selain meyakinkan program vaksinasi, Rerie menyarankan, pemerintah mengambil tindakan tegas terukur untuk mendisiplinkan masyarakat menjalankan protokol kesehatan. QAR