Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jangan Lagi Ada Korupsi
DPR Dukung Pengawalan Ketat Penyaluran Bansos
Kamis, 7 Januari 2021 08:01 WIB
Sebelumnya
Azis berharap, Pemerintah melakukan evaluasi penyaluran bansos di beberapa daerah yang sering kali terkendala permasa-lahan data. Pasalnya, ketepatan dan akurasi data tak sekadar berdampak pada penerima, tapi efek besar yang diharapkan Pemerintah dari penyaluran bantuan tersebut.
Baca juga : Posisi Biden Makin Kuat
Azis mengatakan, program ini dilakukan untuk menekan dampak ekonomi pandemi Covid-19. Penyaluran bansos diharapkan dapat mengangkat kemampuan ekonomi, daya beli, dan konsumsi rumah tangga masyarakat di tengah resesi yang sedang dialami Indonesia.
Baca juga : Periksa Staf PT Tigapilar Agro Utama, KPK Korek Proses Pemilihan Penyalur Bansos
Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan, tak ada potongan dalam bantuan tunai yang diberikan ke masyarakat terdampak pandemi.“Ini saya ulang-ulang terus agar bantuan yang diterima tidak ada potongan-potongan,” kata Jokowi saat peluncuran bantuan tunai di Istana Negara.
Baca juga : Soksi Ali Wongso Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Anarkis
Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga meminta keterlibatan seluruh pihak dalam pengawasan. Penyaluran bantuan yang efisien dan tepat diyakini akan berdampak pada ekonomi Indonesia di tengah pandemi.“Kepada para menteri, gubernur agar mengawal proses penyaluran ini agar cepat, tepat sasaran dan diawasi agar tidak ada potongan,” pintanya. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya