Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pusdiklat DPR Raih Penghargaan Zona Integritas Dari Kementerian PAN-RB

Selasa, 12 Januari 2021 21:10 WIB
Kepala Pusdiklat DPR Dewi Barliana (tengah). (Foto: Dok. DPR)
Kepala Pusdiklat DPR Dewi Barliana (tengah). (Foto: Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) DPR, Setjen DPR, berhasil meraih penghargaan Zona Integritas sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). 

“Alhamdulillah, kami dari Pusdiklat DPR, pertengahan Desember lalu, di tengah situasi pandemi Covid-19, menerima penghargaan Zona Integritas predikat WBK dari KemenPAN-RB,” ujar Kepala Pusdiklat DPR Dewi Barliana, di Jakarta, Selasa (12/1). 

Berita Terkait : Mantap! Mitra Binaan PLTU Suralaya Raih Penghargaan Dari Pemkot Cilegon

Bukan hal yang mudah bagi Pusdiklat DPR meraih penghargaan Zona Integritas ini. Selain proses penilaian yang dilakukan Kementerian PAN0RB selama satu tahun, pencanangan Zona Integritas pada unit kerja juga menjadi salah satu indikator meraih penghargaan. 

Selain itu, menurut Dewi, yang utama adalah pemenuhan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah terjadinya KKN pada unit kerja. Enam area perubahan tersebut meliputi manajemen perubahan, penguatan tata laksana, penguatan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berita Terkait : Usai Serangan Capitol, Kongres AS Sahkan Kemenangan Biden

“Penguatan pengawasan misalnya, unit yang dimaksud harus ada penyelesaian dari TLHP (tindak lanjut hasil pemeriksaan) baik internal maupun eksternal Pusdiklat Setjen DPR ini zero temuan,” jelas Dewi. 

Kepala Bidang Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Rusmanto, pengajuan penilaian Zona Integritas ini merupakan kali yang bagi Pusdiklat. Namun, ia bersyukur. dalam satu kali pengajuan, Pusdiklat berhasil meraih penghargaan Zona Integritas. 

Berita Terkait : Selamat, UIN Bandung Raih 2 Penghargaan Terbaik Dari Kemenag

“Saat itu, Pusdiklat mengusung satu contoh program yang dilakukan melalui enam area perubahan birokrasi reformasi. Yakni terkait pelayanan, penanganan dan pengurusan siswa dan mahasiswa magang, termasuk penelitian di lingkungan Setjen DPR. Setiap tahunnya, sebelum pandemi Covid-19, ada 700 lebih siswa dan mahasiswa yang melaksanakan magang dan ditempatkan di berbagai unit kerja di DPR. Dalam masa pandemi hal, tersebut memang dibatasi. Namun kami juga telah memiliki tools berupa layanan online bagi kegiatan magang bagi para siswa dan mahasiswa, serta penelitian dalam rangka penulisan skripsi, tesis, dan disertasi dan mampu mencakup seluruh wilayah Indonesia,” papar Rusmanto. [USU]