Dark/Light Mode

Indonesia, Ayo Dorong Rekonsiliasi Palestina Saat Pemilu

Rabu, 20 Januari 2021 00:12 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta [Foto: FB]
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta [Foto: FB]

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengajak Pemerintah Indonesia hadir lagi untuk mendorong rekonsiliasi Palestina saat Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif negara itu pada 22 Mei, Pemilihan Presiden pada 31 Juli, dan Pemilihan Anggota Dewan Nasional Palestina pada 31 Agustus 2021.

Sukamta mengatakan, rencana pemilu tahun itu bisa menjadi babak baru untuk merajut persatuan nasional yang dicita-citakan rakyat Palestina, yang lebih dari 14 tahun mengalami pertikaian politik antara kubu Hamas dan Fatah, sebagai imbas hasil Pemilu 2006 yang dimenangkan Hamas.

Dia mengingatkan, Indonesia punya pengalaman mendamaikan beberapa konflik di dunia. Sementara sikap Indonesia hingga saat ini, tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak hubungan diplomatik dengan Israel.

Berita Terkait : Mondelez Indonesia Teliti Kebiasaan Ngemil Saat Pandemi

“Saya yakin, faksi-faksi di Palestina akan menerima ajakan Indonesia untuk diadakan forum rekonsiliasi," kata Sukamta, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (19/1) malam.

Menurut Sukamta, rekonsiliasi itu tidak hanya menjadi momentum yang berharga bagi bangsa Palestina yang merindukan kemerdekaan, tapi juga oleh bangsa Indonesia.

"Kita bangsa Indonesia juga sangat berharap faksi-faksi yang bertikai di Palestina bisa segera bersatu. Tanpa persatuan, tentu akan lebih sulit mewujudkan kemerdekaan yang dicita-citakan," kata dia.

Berita Terkait : Demokrat Ingatkan Jebakan Polarisasi Politik

Menurut Ketua Bidang Pembinaan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS itu, rencana Pemilu Palestina akan berada dalam situasi politik regional yang pelik, karena sejumlah negara teluk seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman ingin membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Karena itu, Indonesia perlu menunjukkan dukungan untuk kemerdekaan Palestina pada waktu Pemilu Palestina, sebagaimana komitmen yang kerap disampaikan Presiden Joko Widodo maupun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Komitmen Presiden Jokowi yang kerap disampaikan untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina, tegasnya, perlu dihadirkan dalam agenda nyata. Momentum menghadapi Pemilu Palestina kali ini bisa menjadi pintu masuk bagi Indonesia, untuk ikut terlibat aktif mendorong proses persatuan nasional Palestina.

Baca Juga : Ngeri Varian Baru Covid, Jerman Perpanjang Lockdown

“Bu Menlu bisa segera melakukan komunikasi untuk menawarkan maksud baik Indonesia, memfasilitasi proses rekonsiliasi," kata Sukamta. [RSM]