Dark/Light Mode

Ketua DPD Kasih Saran Ke Pemerintah

Fokus Tangani Dampak Corona, Kurangi Anggaran Infrastruktur

Kamis, 19 Agustus 2021 07:04 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memimpin Sidang Paripurna Ke-2, agenda Penetapan Keanggotaan Alat Kelengkapan di Ruang Sidang Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/8/2021). (Foto: Humas DPD RI)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memimpin Sidang Paripurna Ke-2, agenda Penetapan Keanggotaan Alat Kelengkapan di Ruang Sidang Nusantara V, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/8/2021). (Foto: Humas DPD RI)

 Sebelumnya 
Setelah pandemi teratasi, pemulihan ekonomi di berbagai sektor vital dan mikro akan bergerak, memulihkan berbagai dampak yang ditimbulkan.

Namun begitu, LaNyalla menyadari, alokasi anggaran infrastruktur tak bisa seluruhnya dialihkan untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal itu akan berdampak pada sejumlah proyek strategis nasional yang sedang berjalan.

Baca juga : Jokowi Tegaskan Pemerintah Fokus Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas

“Semuanya memerlukan anggaran yang cukup. Saya kira, infrastruktur yang tidak terlalu prioritas, anggarannya bisa dipotong untuk kepentingan penanganan dan pemulihan dampak pandemi Covid-19,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.

Diketahui, berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp 417,8 triliun pada tahun 2021.

Baca juga : Poyuono: Jangan Bikin Panik Pasar

Sementara, dalam pidato APBN Tahun 2022 Beserta Nota Keuangan di Rapat Paripurna DPR, Presiden Jokowi mengatakan, rencana anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 384,8 triliun. [ONI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.