Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Di Saat Pandemi, Mau Studi Banding Ke Ekuador Dan Brazil
Baleg Jangan Gebleg
Sabtu, 2 Oktober 2021 08:05 WIB
Sebelumnya
Meski begitu, Dasco belum bisa memberikan penjelasan terkait urgensi kunjungan tersebut. Ia meminta rencana kunker tersebut dikonfirmasi langsung ke anggota Baleg. “Urgensinya apa, saya tidak tahu,” ujarnya.
Sementara itu, fraksi-fraksi di DPR belum mau banyak berkomentar soal rencana ini. Ketua Fraksi PAN, Saleh Daulay mengaku sudah mendengar informasi tersebut, tapi belum membaca surat Baleg-nya. “Beberapa hari terakhir ini, saya banyak tugas di luar kantor,” kata Saleh.
Baca juga : Harap Pandemi Berakhir, Menteri Yasonna Gelar Doa Bersama Untuk Negeri
Sementara, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mencurigai kunker tersebut hanya akal-akalan agar anggota Baleg DPR bisa pelesiran. Dia menilai, agenda studi banding ke Brazil dan Ekuador ini tak terlalu penting. Selain itu, kunker digelar di saat masih pandemi Corona. “Benar-benar tak punya sense of crisis,” kata Lucius.
Warganet ikutan menyoroti rencana kunker ini. Akun @prabuism heran kenapa studi bandingnya ke Brazil dan Ekuador. Negara yang bisa dibilang untuk urusan ini tak kalah jauh dengan Indonesia.
Baca juga : Kebijakan Industri Beroperasi 100 Persen Kerek Ekspor Dan Serap Tenaga Kerja
“Padahal Brazil masih blacklist negara di Eropa (terutama Inggris) karena Corona belum terkendali. Ini malah kunker ke sana. Ntar Covid tinggi lagi, bingung lagi,” ujar @threeo_a. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya