Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Keinginan Ridwan bergabung ke partai politik diungkapkan saat acara Fisipol Leadership Forum: Road to 2024 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada, Yohyakarta, Kamis (2/12).
“Kalau ada partai, yang merasa butuh tokoh yang elektabilitasnya lumayan, mungkin sosok saya akan dihitung ya. Saya bismillah. Makanya, tahun depan saya akan masuk parpol. Mohon doanya,” kata Kang Emil.
Baca juga : Pemda Harus Berani Tindak Pelanggar Prokes
Dia mengakui, untuk ikut Pilpres 2024 ada tiga syarat yang wajib dipenuhi. Pertama, elektabilitas dan popularitas. Kedua, logistik. Ketiga, partai politik pengusung. Yang kedua dan ketiga, Ridwan mengaku tak memilikinya. “Saya dengar tuh Rp 8 triliun, duit dari mana Rp 8 triliun? Aduh. Yang ketiga, adalah partai yang mengusung, karena sistem demokrasinya kan seperti itu,” ujarnya.
Terkait elektabilitas dan popularitas, Kang Emil cukup pede. Soal kapabilitas juga demikian. Pengalaman memimpin daerah dalam 10 tahun terakhir menjadi modalnya. “Jadi kalau ada yang menawari diusung partai untuk kepemimpinan nasional, ya saya tidak akan menolak,” ujarnya.
Baca juga : Industri Telko Pede Kinerja Tahun Depan Makin Kinclong
Soal partai mana sebagai pelabuhan politiknya? Pria dengan akronim RK itu menyebut, yang penting partai berasaskan Pancasila. Beraliran tengah dan merangkul golongan kiri maupun kanan.
Diketahui, Ridwan Kamil memang masuk dalam survei elektabilitas Capres 2024. Namun, masih jauh berada di bawah Menhan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tetapi, jika pun tidak ada partai yang mengusungnya dalam kontestasi nasional 2024, yang paling realistis dalam menu politiknya adalah melanjutkan gubernur jilid dua. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya