Dark/Light Mode

Daripada Gaduh Soal Cagub DKI

PSI: Awasi Kinerja Anies!

Kamis, 6 Januari 2022 06:55 WIB
Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Rian Ernest. (Foto: Istimewa)
Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Rian Ernest. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
PSI juga mengaku punya stok kader potensial yang cocok diusung di Pilgub DKI 2024. Hanya saja, PSI memutuskan untuk lebih fokus pada pengawasan kinerja Gubernur DKI yang akan habis masa jabatannya.

Seluruh pihak dan elemen masyarakat, lanjut Ernest, diminta ikut mengawasi kinerja dan rekam jejak kebijakan Anies Baswedan selama memimpin DKI. Menjelang 2024, paparnya, PSI tidak akan repot mencari kader luar. Pasalnya, kader PSI banyak yang mumpuni untuk posisi gubernur.

Baca juga : Belum Ada Kasus Omricron, Wagub DKI: PTM 100 Persen Jalan Terus

“Kita lihat saja nanti, 2024 masih jauh. Lebih baik kita fokus pada pengawasan gubernur sekarang ini. Fokus pada permasalahan di depan mata kita,” pungkasnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari menilai, peta bakal calon potensial untuk maju Pilkada DKI 2024 masih sangat cair. Nama-nama yang kuat masih nama calon lama. Seperti Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama alias ahok, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga : Survei Cagub DKI: Risma Di Puncak, Ariza Kejar Anies

“Ini menarik ya, karena nama-nama sudah mulai muncul. Tetapi saya kira masih sangat amat dinamis,” jelasnya.

Menurut Qodari, salah satu penyebab Pilkada DKI 2024 masih sangat cair adalah perolehan kursi partai saat Pileg 2024. Kalau di Pilkada DKI, jelasnya, partai pun masih belum pasti. Bisa saja misalnya PSI naik lagi, sehingga potensial mengajukan calon. Bisa juga PKS suaranya naik. “Itu kan mempengaruhi calon. Jadi, masih sangat cair,” pungkasnya. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.